Berita Viral
Retret Damai yang Berujung Teror, Siswa Kristen Diusir dan Vila Dirusak di Sukabumi
Video kejadian ini pun viral di media sosial, memperlihatkan aksi perusakan hingga simbol salib yang dijatuhkan dan digunakan untuk memecahkan kaca.
Apakah Retret Memerlukan Izin Resmi?
Aktivis anti intoleransi, Permadi Arya alias Abu Janda, menyoroti hal mendasar bahwa kegiatan retret sejatinya adalah aktivitas pembinaan rohani yang tidak memerlukan izin resmi, terutama jika dilakukan di ruang privat seperti vila.
"Retret itu semacam piknik rohani. Mereka pergi ke vila, nyanyi-nyanyi, belajar kitab, berdoa. Tapi malah digeruduk dan diusir," kata Permadi dalam video di Instagramnya.
Ia menilai insiden ini bukan soal administratif, melainkan bentuk dari Kristenphobia yang dibiarkan tumbuh subur.
"Ini bukan soal izin. Ini soal kebencian dan ketakutan terhadap Kristen yang dibiarkan negara sejak zaman Presiden Jokowi sampai Prabowo," tambahnya.
Permadi juga menyindir sikap pemerintah yang dianggap sering tutup mata terhadap kasus-kasus intoleransi.
Apa Dampaknya bagi Toleransi dan Kerukunan di Indonesia?
Apakah Negara Sudah Gagal Melindungi Minoritas?
Peristiwa Sukabumi ini menjadi potret buram kehidupan beragama di Indonesia, khususnya bagi kelompok minoritas.
Tindakan represif terhadap kegiatan ibadah siswa Kristen mencerminkan rapuhnya jaminan konstitusional atas kebebasan beragama.
Muhammad Guntur Romli menekankan bahwa negara tidak boleh tunduk pada tekanan kelompok intoleran.
"Negeri kita tidak boleh kalah pada pihak-pihak yang bertujuan merusak persatuan dengan mengatasnamakan agama," katanya.
Tragedi ini bukan hanya menyisakan luka bagi siswa yang diusir dan tempat ibadah yang dirusak, tapi juga menandai urgensi untuk memperbaiki mekanisme perlindungan kebebasan beragama dan berkeyakinan.
Apa Langkah Selanjutnya?
Saat ini publik menanti langkah tegas dari kepolisian dan pemerintah untuk menindak para pelaku.
aksi intoleransi Sukabumi
siswa Kristen diusir
vila tempat ibadah dirusak
retret rohani dibubarkan
salib dijadikan alat perusakan
retret siswa Kristen Jakarta
vila ibadah Cidahu Sukabumi
kekerasan terhadap minoritas agama
pelanggaran HAM beragama
Abu Janda soal intoleransi
| Heboh Hanta Virus! Kenali Potensi dan Gejalanya, Penularan Antarmanusia Jarang Terjadi |
|
|---|
| Viral Larangan Guru Non-ASN Mengajar Tahun 2027, Kemendikdasmen Buka Suara |
|
|---|
| Aksi Nekat Baby Sitter Culik Balita 17 Bulan Digagalkan Polisi di Pelabuhan Merak |
|
|---|
| Viral Anak Panti Asuhan Disuruh Pindah Sekolah Gara-gara Tunggakan Seragam |
|
|---|
| Detik-detik Akhir Pelarian Kiai Tersangka Pencabulan Santriwati, Diciduk Polisi di Persembunyian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Retret-Damai-yang-Berujung-Teror-Siswa-Kristen-Diusir-dan-Vila-Dirusak-di-Sukabumi.jpg)