Hadapi Dampak Perubahan Iklim, DKPTPHP Sanggau Lakukan Berbagai Langkah
"Kemudian tahun 2025, Sanggau kembali mendapatkan bantuan pompa air 37 unit dari pak Paolus Hadi Anggota DPR RI, yang sangat peduli dengan pertanian.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perikanan (DKPTPHP) Kabupaten Sanggau, Yusmayani menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim yang mengarah pada musim kemarau, DKPTPHP Kabupaten Sanggau melakukan berbagai langkah dan upaya untuk mencegah kerusakan tanaman akibat kekurangan air.
Langkah dan upaya dimaksud adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan pompa air.
"Tahun 2024 ini Kabupaten Sanggau mendapatkan bantuan pompa air melalui Kementan sebanyak 282 yang sudah tersalurkan dan di manfaatkan oleh petani penerima bantuan," katanya.
Ia pun mengapresiasi bantuan pompa air dari Pemerintah tersebut.
• Wabup Sanggau Serahkan Bantuan Kepada Penyandang Disabilitas dan Lansia Terlantar
"Kemudian tahun 2025, Sanggau kembali mendapatkan bantuan pompa air 37 unit dari pak Paolus Hadi Anggota DPR RI, yang sangat peduli dengan pertanian. Beliau banyak membantu Alsintan khususnya di Kabupaten Sanggau," jelasnya.
Selain pompa air, pihaknya juga mendorong pemanfaatan irigasi perpompaan yang sudah terbangun. "Irigasi yang ada itu kita optimalkan untuk pengairan," ujarnya.
Selanjutnya adalah penggunaan varietas padi yang tahan terhadap perubahan iklim, baik itu musim hujan maupun kemarau.
"Jadi kita sarankan kepada petani untuk menggunakan varietas padi unggulan, yang tahan terhadap situasi cuaca apapun," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Daftar SMA di Kecamatan Belitang dan Belitang Hilir 2026 Lengkap Alamat Lengkap |
|
|---|
| Resolusi Berkendara 2026: Mengukir Keselamatan di Setiap Perjalanan |
|
|---|
| Franciscus Sibarani Apresiasi Kinerja Imigrasi Tangerang, Tekankan Penguatan Pengawasan WNA |
|
|---|
| Warga Pilih Bertahan Meski Karhutla Dekat Permukiman, Asap Picu Kekhawatira |
|
|---|
| Pemkot Pontianak Kaji Parkir Nontunai, QRIS Dinilai Lebih Aman dan Transparan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Yusmayani23423.jpg)