Resolusi Berkendara 2026: Mengukir Keselamatan di Setiap Perjalanan
Mematuhi aturan lalu lintas adalah bentuk kepedulian tertinggi terhadap diri sendiri, keluarga yang menunggu di rumah, dan pengguna jalan lainnya
Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
Ringkasan Berita:
- Hanya butuh satu detik gangguan untuk mengubah keadaan di jalan raya. Hindari bermain ponsel, jangan memaksakan diri saat mengantuk, dan kendalikan emosi.
- Jadikan pemeriksaan kendaraan sebagai ritual sebelum berangkat. Pastikan rem pakem, ban dalam kondisi layak, serta lampu dan klakson berfungsi optimal.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Memasuki gerbang tahun 2026, agenda masyarakat kembali padat. Namun, di tengah antusiasme memulai lembaran baru, ada satu hal yang tak boleh tertinggal: keselamatan di jalan raya. Tahun ini, mari jadikan berkendara dengan aman bukan sekadar kebiasaan, melainkan resolusi utama.
Tujuan perjalanan bukan hanya tentang "sampai", melainkan "sampai dengan selamat". Febri Andrian, Safety Riding Instructor, membagikan lima poin penting panduan #Cari_aman untuk mengawali tahun Anda:
1. Proteksi Diri, Bukan Sekadar Bergaya
Jadikan penggunaan perlengkapan berkendara sebagai kebutuhan dasar. Helm berstandar SNI yang terpasang klik, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tertutup adalah tameng utama Anda. Ingat, perlengkapan ini adalah investasi keselamatan, bukan sekadar aksesori mode.
• AHM Konsisten Ajak Gen Z Jaga Lingkungan Lewat Edukasi Decluttering
2. Aturan Lalu Lintas: Disiplin Adalah Bentuk Kasih Sayang
Mari ubah sudut pandang: lampu merah bukanlah saran untuk berhenti, dan rambu-rambu bukanlah hiasan jalan. Mematuhi aturan lalu lintas adalah bentuk kepedulian tertinggi terhadap diri sendiri, keluarga yang menunggu di rumah, dan pengguna jalan lainnya.
3. Fokus Penuh, Singkirkan Distraksi
Hanya butuh satu detik gangguan untuk mengubah keadaan di jalan raya. Hindari bermain ponsel, jangan memaksakan diri saat mengantuk, dan kendalikan emosi. Fokus penuh memastikan reaksi Anda tetap cepat dan tepat saat menghadapi situasi tak terduga.
4. Kendaraan Prima, Perjalanan Terjaga
Jadikan pemeriksaan kendaraan sebagai ritual sebelum berangkat. Pastikan rem pakem, ban dalam kondisi layak, serta lampu dan klakson berfungsi optimal. Motor yang sehat adalah kunci perjalanan yang minim kendala.
5. Redam Ego, Utamakan Kesabaran
Jalan raya bukanlah lintasan balap. Tak perlu tergesa-gesa atau saling mendahului secara berbahaya. Mengendalikan ego dan emosi jauh lebih mulia daripada sampai cepat namun penuh risiko. Lebih baik sedikit lambat, asal selamat sampai tujuan.
Marketing Manager Astra Motor Kalimantan Barat, Chrystian David, menegaskan bahwa di tengah padatnya agenda masyarakat pada awal Januari ini, aspek keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.
"Dengan menerapkan panduan dari instruktur kami, Febri Andrian, kami berharap masyarakat Pontianak dapat tetap berkendara dengan aman dan nyaman saat menikmati berbagai acara dan kegiatan di awal tahun 2026 ini," ujar David.
Mari wujudkan Resolusi 2026 dengan komitmen nyata di jalan raya. Ingat, #Cari_aman bukan sekadar slogan, melainkan janji untuk menjaga hidup setiap hari.
| Asmo Kalbar Gelar Edukasi Safety Riding Pada Komunitas Brotherhood |
|
|---|
| Asmo Kalbar Gelar Edukasi Safety Riding di SMAN 1 Sungai Raya |
|
|---|
| Hijabers Serenity Ride, Asmo Kalbar Gandeng Komunitas Ruang Wanita Bercerita |
|
|---|
| Astra Motor Kalbar Sukses Gelar CSR Vario Night Ride Bareng Ratusan Biker |
|
|---|
| Pererat Solidaritas Komunitas Melalui Olahraga, Asmo Gelar Mini Soccer Bersama Komunitas Sonic |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Asmo-Kalbar-ajak-bagikan-tips-berkendara-aman-di-jalan-raya.jpg)