Berikut Capaian Gubernur Kalbar Ria Norsan Realisasikan Janji Kampanye 100 Hari Kerja

“100 hari merupakan langkah-langkah awal kami dalam melakukan kerja-kerja pembangunan. Ibarat olahraga lari, kami sprint untuk merealisasikan program

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADPIM PEMPROV KALBAR
PIMPIN UPACARA - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan. Ia telah menunjukkan langkah konkretnya dalam merealisasikan janji-janji kampanye yang disampaikan kepada masyarakat memasuki 100 hari kerja. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, telah menunjukkan langkah konkretnya dalam merealisasikan janji-janji kampanye yang disampaikan kepada masyarakat memasuki 100 hari kerja.

Adapun sejumlah program prioritas yang menjadi bagian dari visi pembangunan Kalimantan Barat mulai terealisasi oleh Gubernur Norsan dan Wakilnya Krisantus.

“100 hari merupakan langkah-langkah awal kami dalam melakukan kerja-kerja pembangunan. Ibarat olahraga lari, kami sprint untuk merealisasikan program strategis yang sudah direncanakan. Kami berfokus pada program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” kata Norsan, Selasa 3 Juni 2025.

Gubernur Ria Norsan Serahkan 49 Ekor Sapi untuk Kurban Bagi Masyarakat Kalimantan Barat

Berikut rangkuman capaian-capaian penting Gubernur Norsan dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya:

Subsidi Beasiswa untuk Siswa Sekolah Swasta

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah merealisasikan program subsidi beasiswa bagi siswa yang bersekolah di lembaga pendidikan swasta. 

Program ini memberikan bantuan sebesar Rp100 ribu per bulan kepada siswa, sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan dan meringankan beban biaya sekolah yang ditanggung masyarakat.

Langkah ini diapresiasi oleh berbagai pihak, terutama sekolah-sekolah swasta yang selama ini belum mendapatkan alokasi bantuan dari pemerintah.

Walaupun belum mengover semua sekolah yang ada, namun ini menjadi langkah awal keseriusan Ria Norsan meningkatkan pendidikan di Kalbar.

Bandara Internasional Supadio Kembali Beroperasi

Salah satu capaian penting yang juga menjadi sorotan adalah upaya mengembalikan status Bandara Supadio Pontianak sebagai bandara internasional. 

Pemprov Kalbar secara resmi telah mengajukan surat permohonan kepada Kementerian Perhubungan dan Komisi V DPR RI untuk reaktivasi status internasional bandara tersebut.

“Rencana InsyaAllah bandara kita itu akan dibuka kembali penerbangan dari Pontianak ke Kuching, Kuala Lumpur dan Penang,” kata Norsan, saat ditemui pada 21 Mei 2025 yang lalu.

Dukungan dari tiga maskapai besar, yakni Garuda Indonesia, Citilink, dan Lion Air, menjadi sinyal positif bagi terwujudnya kembali penerbangan internasional di Pontianak

Jika terwujud, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas Kalimantan Barat dengan negara-negara tetangga, mendorong sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved