Segini Perolehan Pendapatan Asli Daerah Landak Triwulan I di 2026

Meski begitu, ia mengakui masih ada sejumlah sektor yang realisasinya belum maksimal, terutama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Tayang:
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Alfon Pardosi
PAD LANDAK - Kepala BPRD Landak Rosalia Elisabet. Ia mengatakan beberapa sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Triwulan I 2026 baru mencapai 26,65 persen. 

Ringkasan Berita:
  • Menurut Rosalia, peningkatan penerimaan dari sektor pajak restoran dipengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat yang mulai bergerak. 
  • Sementara opsen PKB dan pajak listrik dinilai masih menjadi sumber pendapatan yang cukup stabil bagi daerah.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Landak Rosalia Elisabet, mengatakan beberapa sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Triwulan I 2026 baru mencapai 26,65 persen.

Penerimaan terbesar sementara berasal dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pajak restoran, dan pajak listrik. Selain itu ada tren peningkatan yang cukup baik dibandingkan jenis pajak lainnya.

"Yang agak bagus trennya itu memang dari opsen BPNKB, kemudian pajak restoran yang cukup meningkat, dan pajak listrik juga cukup bagus," ujarnya pada Kamis 14 Mei 2026.

Menurut Rosalia, peningkatan penerimaan dari sektor pajak restoran dipengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat yang mulai bergerak. 

Sementara opsen PKB dan pajak listrik dinilai masih menjadi sumber pendapatan yang cukup stabil bagi daerah.

Meski begitu, ia mengakui masih ada sejumlah sektor yang realisasinya belum maksimal, terutama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Bupati Landak Karolin Hadirkan Layanan Dokumen Kependudukan "One Day Service" bersama PN Ngabang

“Kalau untuk yang lainnya seperti PBB memang masih sangat jauh,” katanya.

Rosalia menjelaskan, rendahnya capaian PBB masih dipengaruhi tingkat kepatuhan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak.

Selain itu, kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya stabil juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah.

Meski demikian, Rosalia mengatakan, BPRD Landak terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah, mulai dari pelayanan jemput bola hingga penguatan sistem pembayaran berbasis elektronik.

Selain itu, pemerintah daerah juga menggencarkan sosialisasi pajak ke kecamatan-kecamatan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.

Rosalia menjelaskan sosialisasi tersebut dilakukan secara bertahap sepanjang tahun dan mencakup seluruh jenis pajak daerah.

“Kami memang turun ke kecamatan. Tahap pertama baru selesai, nanti ada tahap kedua bulan Juli dan tahap ketiga sekitar September atau Oktober,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat dapat ikut mendukung peningkatan PAD dengan membayar pajak tepat waktu, terutama PBB dan tagihan listrik yang masih banyak mengalami tunggakan.

“Kami meminta masyarakat membantu pemerintah Kabupaten Landak dengan membayar pajak-pajak yang ada. Jangan ada lagi penunggakan,” tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved