Berkah Pedagang di Musim Keberangkatan Haji
“Kalau haji kita bukanya dari jam enam pagi sampai jam sepuluh malam, terakhir keberangkatan kan jam sepuluh malam,” jelasnya.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Musim keberangkatan jemaah haji tahun ini kembali membawa berkah bagi para pedagang kaki lima di sekitar Asrama Haji Kalimantan Barat, Jalan Letjen Sutoyo.
Salah satunya adalah Yanto (55), seorang pedagang minuman dan makanan ringan yang kembali menjajakan dagangannya di area tersebut setelah absen selama masa pandemi.
“Dari kegiatan haji ini kita udah mulai jualan selama enam tahun sebelum COVID. Pas COVID udah nggak ada kegiatan di asrama haji, jadi kami tidak ada jualan di sini,” ujar Yanto saat ditemui pada Kamis 29 Mei 2025.
Yanto mengaku sebelum musim haji, ia biasanya berjualan di kawasan Taman Untan atau mengikuti lokasi-lokasi event yang sedang berlangsung, seperti Gawai Dayak.
“Kalau haji kita bukanya dari jam enam pagi sampai jam sepuluh malam, terakhir keberangkatan kan jam sepuluh malam,” jelasnya.
Musim haji tahun ini berlangsung selama sepuluh hari, dan menurut Yanto, penjualan cukup meningkat, meskipun sangat tergantung dari daerah asal kloter jemaah yang datang.
“Kalau yang dari jauh, pengunjungnya kurang, penghasilannya juga kurang. Yang ramai biasanya dari Kubu Raya. Kalau dari Kayong atau Kayong Utara sepi,” tambahnya.
Menariknya, para pedagang tidak dikenai biaya sewa tempat oleh pihak pengelola asrama.
Baca juga: Kosgoro 1957 Kalbar Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Bersama Ketum Dave Laksono di Pontianak
“Kita di sini tidak dikenakan sewa alias free. Saya jualan minuman, sosis, segala macam kopi,” kata Yanto.
Ia berharap ke depan ada penataan yang lebih baik bagi pedagang lokal agar tidak terjadi konflik dengan aparat penertiban.
“Harapannya ke depan, kaya kami inikan awalnya ada bentrok dengan Satpol PP karena tidak ada penataan. Kami minta ditata, kalau bisa dibuatkan tenda jadi rapi untuk asrama haji ini, dan untuk penjualan kami tidak dihalang-halangi karena kita memang penduduk wilayah setempat,” harapnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Dapur Teater Pontianak Pentaskan The Echoes of Apokalips, Angkat Isu Lingkungan |
|
|---|
| Arus Mudik Lebaran via Pelni Pontianak Capai 7.200 Penumpang, Turun 7 Persen |
|
|---|
| Tragis di Proyek Masjid Awwaluddin Kubu Raya! 6 Pekerja Jatuh dari Lift, Korban Patah Rahang-Pinggul |
|
|---|
| Komunitas Rubik Pontianak Jadi Wadah Anak Muda, Meski Peminat Masih Minim |
|
|---|
| Pererat Solidaritas Komunitas Melalui Olahraga, Asmo Gelar Mini Soccer Bersama Komunitas Sonic |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ayy-290525-kals.jpg)