Berita Viral

Jadwal Puasa Idul Adha 2025 Lengkap Tanggal Puasa Tarwiyah dan Arafah, Hari Tasyriq 11–13 Dzulhijjah

Jadwal Puasa Idul Adha 2025 telah resmi diumumkan pemerintah lengkap tanggal Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.

Editor: Rizky Zulham
Dok. Istimewa
PUASA ARAFAH - Keutamaan puasa arafah. Jadwal Puasa Idul Adha 2025 telah resmi diumumkan pemerintah lengkap tanggal Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Jadwal Puasa Idul Adha 2025 telah resmi diumumkan pemerintah lengkap tanggal Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, masyarakat Indonesia mulai mencari informasi terkait jadwal puasa sunah Tarwiyah dan Arafah sebagai amalan utama menjelang pelaksanaan kurban.

Masyarakat sedang menunggu penetapan 1 Dzulhijjah untuk menentukan 10 Dzulhijjah sebagai Idul Adha.

Sehingga, umat muslim bisa melakukan puasa sunnah dari 1-9 Dzulhijjah.

Berdasarkan kalender Hijriah 1446 H, Hari Raya Iduladha tahun ini jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, baik menurut versi Pemerintah maupun Muhammadiyah.

Alasan Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Serentak Muhammadiyah

Apabila merunut hal tersebut, tentu penentuan bulan Dzulhijjah dapat mempengaruhi jatuhnya Hari Raya Idul Adha.

Penetapan resmi oleh Pemerintah Indonesia baru diumumkan lewat sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag).

Sidang ini menggunakan dua metode utama, yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

Hasilnya 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal Iduladha 1446 H melalui maklumat resmi.

Pengumuman yang ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan Sekretaris, M. Sayuti, disebutkan bahwa 10 Dzulhijjah 1446 H bertepatan dengan Jumat Wage, 6 Juni 2025.

Kapan Waktu Puasa Idul Adha?

Dengan itu, jadwal puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) jatuh pada Rabu, 4 Juni 2025 dan puasa Arafah (9 Dzulhijjah) pada Kamis, 5 Juni 2025.

Puasa Arafah merupakan puasa sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, karena memiliki keutamaan besar seperti menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim.

Penetapan hari raya yang seragam antara Pemerintah dan Muhammadiyah tahun ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah, terutama dalam menyambut hari-hari besar seperti puasa Arafah dan pelaksanaan kurban.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved