Disdikbud Singkawang Pastikan Sistem Penerimaan Murid Baru 2025 Berjalan Transparan dan Aman

"Surat edaran dan juknis ini dibuat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat," jelas Asmadi, saat dihubungi tribunpontianak.co.id

Penulis: Widad Ardina | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WIDAD ARDINA
SPMB - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang, Asmadi. Ia menyampaikan pihaknya telah menyiapkan sistem dan tata kelola yang matang untuk pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2025–2026. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang, Asmadi, menyampaikan pihaknya telah menyiapkan sistem dan tata kelola yang matang untuk pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2025–2026.

Asmadi menegaskan Dinas Pendidikan telah mengeluarkan petunjuk teknis (juknis) dan surat edaran resmi sebagai acuan dalam proses penerimaan peserta didik baru di seluruh satuan pendidikan yang ada di Kota Singkawang.

"Surat edaran dan juknis ini dibuat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat," jelas Asmadi, saat dihubungi tribunpontianak.co.id, pada Senin 19 Mei 2025.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Singkawang dalam menjamin akses layanan pendidikan yang bermutu bagi seluruh warga tanpa diskriminasi.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Bicara HAM di Forum Dunia WHRCF 2025 Korea Selatan

“Pada prinsipnya, kami ingin memastikan bahwa semua anak di Kota Singkawang mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan yang layak dan berkualitas,” tutupnya.

Asmadi mengatakan domisili memiliki kemiripan dengan sistem zonasi, yakni faktor utama yang diperhitungkan adalah jarak tempat tinggal siswa dengan sekolah tujuan.

“Domisili itu mirip zonasi. Dalam juknis, yang dihitung adalah radius terdekat dengan sekolah yang dituju,” jelasnya.

Sementara itu, Asmadi menerangkan jalur prestasi ditentukan berdasarkan capaian akademik siswa, yang ditunjukkan melalui nilai raporselama jenjang pendidikan sebelumnya.

“Kalau nilai rapor itu beda lagi. Itu masuknya ke jalur prestasi,” tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved