Gapki Tegaskan Komitmen Cegah Karhutla
Bagi kami (Gapki) kebakaran di areal perkebunan merupakan kecelakaan atau musibah karena itu menghilangkan aset kami yang sangat kami jaga.
Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyambut baik ajakan dan konsolidasi yang didorong Kementerian Lingkungan Hidup. Sekretaris Jenderal Gapki M. Hadi Sugeng mengungkapkan saat ini Gapki memiliki 15 cabang di Indonesia dan terdapat 752 perusahaan sawit telah bergabung dan telah menetapkan standar dalam penanganan karhutla.
“Kami berharap kedepannya lebih banyak perusahaan sawit yang bergabung ke Gapki sehingga kami bisa berbuat banyak dalam hal menghilangkan kebakaran di areal perkebunan,” ungkap M Hadi Sugeng saat mendampingi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Memantau Kondisi Lapangan Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Pengendalian Kebakaran Lahan Provinsi Kalimantan Barat pada Sabtu 17 Mei 2025.
Menurutnya Gapki selalu proaktif berkoordinasi dengan kementerian terkait sehingga bila ada regulasi baru sesegera mungkin untuk disosialisasikan ke anggota Gapki.
“Bagi kami (Gapki) kebakaran di areal perkebunan merupakan kecelakaan atau musibah karena itu menghilangkan aset kami yang sangat kami jaga. Makanya kami mendukung dan mensuksekan zero burning di areal perkebunan. Kami akan ikut terus mengunjungi 8 provinsi bersama Menteri Lingkungan Hidup dan kami siap menerima masukan,” kata Sekjen Gapki ini.
• Menteri Hanif Sebut Kesiapsiagaan Karhutla di Kalbar Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional
Dia menyatakan Gapki telah melakukan pencegahan karhutla dengan merangkul multi pihak berbasis landscape, dengan melibatkan perusahaan sawit, lembaga pemerintah, dan badan yang terkait dan melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Selain sosialisasi, katanya lagi, menanggapi imbuan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), perusahaan anggota Gapki juga melakukan standardisasi sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi.
Sekda Kalimantan Barat, Harrison menyebutkan Kalimantan Barat (Kalbar) terdeteksi di posisi 2 terluas lahan yang terbakar.
Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup ke Kalbar memang terkait antisipasi dan kesiapsiagaan Karhutla mengingat prediksi BMKG segera akan terjadi musim kemarau.
• Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq Apresiasi Galeri Hasil Hutan di Kalbar
“Pak Menteri sudah keliling termasuk di sini. Dengan melakukan upaya kerjasama dengan Gapki dan semua pihak terkait dalam rangka mencegah karhutla.
Tadi disampaikan pula masalah bahwa masih banyak perusahaan sawit yang belum bergabung dalam Gapki, sehingga Pak Menteri akan buat aturan bahwa semua perusahaan sawit harus bergabung menjadi anggota Gapki sehingga lebih mudah mengontrol lewat organisasi apa saja yang sudah disiapkan perusahaan untuk antisipasi karhutla,” kata Harrison.
| Bupati Aron Buka Konferensi Wilayah XX GKII Kalbar di Sekadau, Soroti Peran Gereja |
|
|---|
| Musancab PDI Perjuangan Landak, Karolin : Badai Pasti Berlalu, Pelayanan Publik Tetap Nomor Satu |
|
|---|
| Pelepasan Angkatan XI SDS Alfa Omega Landak, Karolin Pesan Lulusan Jadi Versi Terbaik Diri Sendiri |
|
|---|
| Kadisdik Kayong Utara Tegaskan PPDB 2026 Bebas Pungli dan Titipan |
|
|---|
| Polres Kubu Raya Sebut Telah Amankan Terduga Pelaku Penipuan Berkedok Bisnis Jual Beli Tiket Pesawat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Gapki-pastikan-komitmen-cegah-karhutla.jpg)