Kondisinya Sempat Mengkhawatirkan, Warga Lubuk Lagak Sambas Terbantu Jembatan Berkemajuan

"Dengan adanya jembatan ini kami sebagai warga sangat terbantu, terutama untuk akses anak sekolah karena sebelumnya jembatan ini sangat meresahkan dan

|
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/IMAM MAKSUM
JEMBATAN BARU - Warga Dusun Lubuk Lagak Mulyadi mengaku tidak perlu khawatir lagi melewati jembatan lantaran telah dibangun dengan yang lebih kokoh. Mulyadi mengatakan Jembatan Berkah Berkemajuan Lubuk Lagak menunjang aktivitas masyarakat setempat, Rabu 7 Mei 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Warga Dusun Lubuk Lagak, Desa Lubuk Dagang, Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sudah dapat menikmati akses jembatan baru untuk beraktivitas, Rabu 7 Mei 2025.

Kekhawatiran warga lenyap setelah Jembatan Berkemajuan dengan bangunan beton kokoh diresmikan. Jembatan sepanjang 135 meter ini telah dapat difungsikan untuk menunjang mobilitas warga setempat. 

"Jadi saya selaku warga Dusun Lubuk Lagak Desa Lubuk Dagang mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati dan tim serta donatur yang telah membantu kami dengan adanya pembangunan jembatan di Dusun Lubuk Lagak," ucap warga Mulyadi, Rabu 7 Mei 2025.

Mulyadi menuturkan, masyarakat Lubuk Lagak tak perlu khawatir lagi untuk melintasi jembatan yang sebelumnya rusak parah. Dia menyebut jembatan itu akses utama masyarakat.

"Dengan adanya jembatan ini kami sebagai warga sangat terbantu, terutama untuk akses anak sekolah karena sebelumnya jembatan ini sangat meresahkan dan mengkhawatirkan warga," imbuhnya.

DPRD Sambas Apresiasi Jembatan Berkemajuan Lubuk Lagak Kontribusi Positif Donatur

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sambas Yakob Pujana menyebut, hadirnya Jembatan Berkah Berkemajuan di Dusun Lubuk Lagak, telah dinantikan masyarakat selama hampir 20 tahun. 

Yakob mengatakan, keberadaan jembatan menjadi vital bagi aktivitas warga. Sehingga diharapkan memberikan manfaat besar jangka panjang.

“Jembatan ini sudah diidam-idamkan masyarakat selama hampir dua dekade. Dengan selesainya pembangunan. Saya berharap masyarakat menjaga dan merawatnya agar bisa bertahan lama,” kata Yakob.

Ia mengatakan, perlu adanya pengaturan penggunaan jembatan mengingat banyaknya aktivitas angkutan hasil perkebunan sawit di Lubuk Lagak.

“Mungkin pihak desa bisa membuat aturan agar hanya kendaraan ringan atau sepeda motor yang diperbolehkan melintas. Hal ini penting agar jembatan awet dan tidak cepat rusak akibat beban berlebih,” ungkapnya.

Yakob juga mengapresiasi kontribusi donatur yang telah membantu pembangunan tanpa menggunakan dana APBD. Selain itu Pemerintah Kabupaten Sambas yang mendukung program ini di tengah keterbatasan anggaran.

“Dengan adanya jembatan ini, tentu masyarakat sangat terbantu. Saya yakin masih banyak daerah lain yang membutuhkan fasilitas serupa,” katanya.

“Semoga ke depannya program seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak jembatan yang bisa kita bangun,” jelasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved