Cerita Korban Selamat dari Kecelakaan Speedboat di Perairan Padan Tikar, Berenang Selamatkan Diri

Ia juga sempat bertanya kepada owner speedboat lain mengenai kecukupan speedboat untuk mengangkut mereka yang berjumlah 11 orang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/CHRIS HAMONGAN PERY PARDEDE
KORBAN SELAMAT - Potret Irwan Kuswantri (55), salah satu korban selamat dari kecelakaan speedboat di perairan Padang Tikar, Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya, Kalimantan Barat pada hari Kamis, 17 April 2025. Irwan mengatakan sekitar pukul 12.38 WIB, bagian depan speedboat yang ditumpangi tiba-tiba mengalami bocor dan pecah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Sebuah speedboat mengalami kecelakaan di Jermal 9 perairan Padang Tikar, Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya, Kalimantan Barat pada hari Kamis, 17 April 2025 sekitar pukul 12.38 WIB. 

Penumpang speedboat tersebut berjumlah 15 orang, dimana 12 orang dinyatakan selamat dan 3 orang masih dinyatakan hilang. 

Salah satu korban selamat, Irwan Kuswantri (55) mengatakan awal mula mereka berada di tongkang berencana ingin kerja. 

"Awalnya kami dari tongkang rencananya itu mau kerja karena kami ini buruh, karena kami tidak jadi kerja di situ jadi kami mau pulang menuju ke Rasau," kata Irwan Kuswantri, Jumat 18 April 2025.

Irwan mengucapkan speedboat yang mereka gunakan saat datang dan pulang berbeda dari speedboat yang mengalami kecelakaan. 

Ia juga sempat bertanya kepada owner speedboat lain mengenai kecukupan speedboat untuk mengangkut mereka yang berjumlah 11 orang. 

Tiga ABK Kapal Tenggelam di Muara Jungkat Selamat Setelah Berpegangan Pada Boks dan Jeirgen

"Kami malam datangnya itu pakai speed tapi bukan dari speed yang kecelakaan itu speed lain, kebetulan pas mau pulang itu kami ditawari untuk menggunakan speed dari pihak owner yang lain, kami ikut sebelumnya sudah saya tanyakan dulu dengan sopir speed itu, muat tidak ini untuk 11 orang sama barang-barang, terus dia bilang ayo saja ikut," ucap Irwan. 

Saat dalam perjalanan pulang, Irwan mengatakan sekitar pukul 12.38 WIB, bagian depan speedboat yang ditumpangi tiba-tiba mengalami bocor dan pecah.

Ia juga mengungkapkan bahwa tidak mengetahui awal mula insiden tersebut dan terjadi secara tiba-tiba. 

"Saya kurang tahu juga itu mendadak ada gelombang besar langsung air nyembur dari depan langsung gitu," ungkap Irwan. 

Meski mengalami kebocoran, speedboat sempat dipaksakan untuk melaju mendekati Jermal guna mencari tempat berlindung. 

Pada saat udah bocor itu speedboat masih dipaksakan lagi maju untuk mendekati jermal biar nanti nyaman kita cari tempat untuk bisa berlindung gitu.

"Jadi ada sekitar 50 m jarak speed dari jermal pas speed kebalik baru kami loncat dari speed lalu kami berenang menyelamatkan diri masing-masing," jelas Irwan.

Ia juga mengatakan para penumpang tersebut ada yang memakai pelampung dan ada juga yang tidak sempat dikarenakan shock. 
 
Irwan berharap untuk 3 korban yang masih hilang semoga segera ditemukan karena diantara korban tersebut terdapat menantu dan temannya. 

"Mudah-mudahan cepat ketemu apalagi itu yang masih belum ketemu menantu saya sendiri dan kawan saya pak sanusi itu," harap Irwan. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved