Tahun Ajaran Baru Dikbud Sanggau Bakal Terapkan Full Day School di Semua Kecamatan 

sampai saat ini belum dilakukan karena masih bertahap, tapi tak menutup kemungkinan juga akan dilakukan di tingkat SD kedepannya.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Hendri Chornelius
PELAKSANAAN FULL DAY SCHOOL - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau Alipius. pihaknya mulai melakukan uji coba ful day school di beberapa SMP di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau Alipius menyampaikan bahwa akhir Februari 2025 lalu, pihaknya mulai melakukan uji coba ful day school di beberapa SMP di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

"Kita uji coba mulai dari akhir Februari 2025 dibeberapa SMP di Kota Sanggau dan beberapa SMP di ibu Kota Kecamatan,"katanya kemarin.

Alipius menjelaskan, berdasarkan tanggapan dari para murid dan guru, sepertinya mereka merasa lebih nyaman sekolah lima hari atau ful day school. "Walaupun waktu pulang sekolahnya lebih panjang, tetapi mereka merasa bahwa waktu belajar nya lebih efektif,"ujarnya.

Tahun ajaran baru (2025 ini) nantinya, akan di uji coba di semua Kecamatan di Kabupaten Sanggau, lantaran saat ini baru di beberapa Kecamatan saja yang sudah di uji coba.

Sementara untuk jenjang SD, sampai saat ini belum dilakukan karena masih bertahap, tapi tak menutup kemungkinan juga akan dilakukan di tingkat SD kedepannya.

"Karena dengan adanya makan bergizi gratis (MBG) memberikan ruang kepada anak-anak untuk bisa mendapatkan makan siang. Jadi kalau mereka pulang sekolah agak lambat sedikit tak ada masalah, karena sudah mendapatkan tambahan makan siang sebelum pulang,"tuturnya.

Baca juga: Gempa Dengan Kekuatan 2.5 Magnitudo Kembali Landa Kabupaten Sanggau 

Menurutnya, diterapkannya sekolah lima hari tentu untuk lebih mengefektifkan proses belajar mengajar di sekolah dan memberikan waktu istirahat yang cukup untuk murid, sehingga ada dua hari yaitu Sabtu dan Minggu bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan lain diluar belajar mengajar.

"Jadi kita akan lihat, kalau memang nanti sekolah lima hari ini lebih efektif dan efisiensi dalam rangka kita meningkatkan anak-anak supaya lebih nyaman belajar, mungkin bisa dijadikan program secara menyeluruh di Kabupaten Sanggau,"pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved