Ramadhan 2025

HUKUM Membaca Qunut Pada Shalat Witir Setelah Tarawih, Bacaan Qunut Dalam Bahasa Arab

Doa Qunut yang dibaca saat rakaat terakhir sholat witir di separuh akhir Ramadhan sama dengan doa qunut pada umumnya. 

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Genered by AI/Chat GPT
DOA QUNUT - Foto ilustrasi hasil buatan kecerdasan olahan (AI), Selasa (18/3/2025), kaligrafi doa qunut. Bacaan qunut pada Shalat Witir setelah Shalat Tarawih di bulan Ramadhan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bacaan qunut pada Shalat Witir setelah Tarawih mulai dibaca sejak pertengahan bulan Ramadhan.

Mulai malam tanggal 15 sudah banyak yang membaca doa qunut saat tarawih.

Membaca doa qunut ini sendiri hukumnya adalah sunnah.

Dalam mazhab Syafi’i membaca doa qunut saat sholat witir di separuh terakhir Ramadhan adalah sunah. 

Imam An-Nawawi dalam kitab al-Adzkar memberikan penjelasan terkait hal ini.

ويستحب القنوت عندنا في النصف الأخير من شهر رمضان في الركعة الأخيرة من الوتر، ولنا وجه: أن يقنت فيها في جميع شهر رمضان، ووجه ثالث: في جميع السنة، وهو مذهبُ أبي حنيفة، والمعروف من مذهبنا هو الأوّل

“Menurut kami, disunnahkan qunut di akhir witir pada separuh akhir Ramadhan. Ada juga dari kalangan kami (Syafi’iyyah) yang berpendapat, disunnah qunut di sepanjang Ramadhan. Kemudian ada pula yang berpendapat bahwa disunnahkan qunut di seluruh shalat sunnah. Ini menurut Madzhab Abu Hanifah. Namun yang baik menurut madzhab kami adalah model yang pertama, yaitu qunut pada separuh akhir Ramadhan,” jelas Imam Nawawi.

Doa Qunut yang dibaca saat rakaat terakhir sholat witir di separuh akhir Ramadhan sama dengan doa qunut pada umumnya. 

Baca juga: CARA Aktifkan Pencarian Untuk HP Hilang Pakai Google Find My Device

Doa Qunut Witir Shalat Tarawih

اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لًنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ 


Latin: Allahummahdina fi man hadait. Wa ‘afina fi man ‘afait. Wa tawallana fi man tawallait. Wa bariklana fi ma a‘thait. Wa qina syarra ma qadhait. Fa innaka taqdhi wa la yuqdha ‘alaik. Wa innahû la yazillu man walait. Wa la ya‘izzu man ‘adait.Tabarakta rabbana wa ta‘alait. Fa lakal hamdu a’la ma qadhait. Wa astagfiruka wa atûbu ilaik, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan. Dan berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan. Dan peliharalah kami sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan. Dan berilah keberkahan kepada kami pada apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkan kami dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan terkena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya.

Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan. Aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera untuk junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.”  

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved