Berita Viral

Heboh Kasus Barcode BBM Subsidi Mendadak Hilang di Aplikasi MyPertamina, Ternyata Ini Penyebabnya

Heboh kasus barcode untuk beli BBM Subsidi di SPBU mendadak hilang di aplikasi MyPertamina lengkap penjelasan resmi Pertamina.

Editor: Rizky Zulham
Dok. Pertamina
ISI BBM - Ilustrasi seorang warga membeli BBM Subsidi menggunakan aplikasi MyPertamina. Heboh kasus barcode untuk beli BBM Subsidi di SPBU mendadak hilang di aplikasi MyPertamina lengkap penjelasan resmi Pertamina. 

Ringkasan Berita:
  • Keluhan soal hilangnya barcode BBM subsidi mendadak ramai dibicarakan pengguna.
  • Banyak masyarakat yang sebelumnya sudah terdaftar dalam program subsidi tepat, kini justru harus mengulang proses dari awal.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Heboh kasus barcode untuk beli BBM Subsidi di SPBU mendadak hilang di aplikasi MyPertamina lengkap penjelasan resmi Pertamina.

Keluhan soal hilangnya barcode BBM subsidi mendadak ramai dibicarakan pengguna.

Banyak masyarakat yang sebelumnya sudah terdaftar dalam program subsidi tepat, kini justru harus mengulang proses dari awal.

Barcode yang biasa digunakan untuk membeli Solar maupun Pertalite melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi, dilaporkan tiba-tiba menghilang tanpa pemberitahuan yang jelas.

Kondisi ini tentu membingungkan, apalagi bagi pengguna yang bergantung pada BBM subsidi untuk aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Resmi! BBM Jenis Baru B50 Masuk SPBU Per 1 Juli 2026, Harganya Lebih Murah dari Solar Subsidi?

Salah satu pengguna yang mengalami hal ini adalah Narendra Wicaksana (27), warga Jakarta Timur.

Pengguna solar subsidi ini mengaku baru menyadari barcode miliknya hilang setelah menerima notifikasi.

“Jadi notifikasi barcode hilang itu baru saya tahu di tanggal 22 April. Setelah mengecek di situs subsidi tepat Pertamina, rupanya sudah dari tanggal 19 April, dan saya diminta untuk daftar ulang,” ujar Narendra pada Minggu 26 April 2026.

Ia pun langsung mengikuti instruksi untuk melakukan pendaftaran ulang. Namun, proses tersebut tidak berjalan mulus.

“Tapi setelah saya ajukan di tanggal 22 April, rupanya tanggal 26 ini baru tahu kalau permintaan ditolak,” kata dia.

Fenomena ini ternyata bukan kasus tunggal.

Banyak pengguna lain juga melaporkan kejadian serupa dalam beberapa waktu terakhir.

Menanggapi hal tersebut, pihak Pertamina memberikan penjelasan resmi.

Berdasarkan Instagram Pertamina Contact Center 135, saat ini tengah dilakukan proses pembaruan dan penyesuaian data konsumen.

Hal ini juga dikonfirmasi oleh Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth Dumatubun.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved