Ragam Contoh

Cara Sehat Berpuasa bagi Penderita Diabetes: Panduan Lengkap agar Tetap Bugar

Penderita diabetes perlu mengenali gejala kadar gula darah yang terlalu rendah (hipoglikemia), seperti pusing, lemas, berkeringat dingin, hingga kebin

Dinkes Kalbar
DIABETES- Saat sahur dan berbuka, penderita diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik rendah, seperti nasi merah, oatmeal, ubi, serta sayur dan buah yang kaya serat.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Berpuasa dapat menjadi tantangan bagi penderita diabetes karena perubahan pola makan yang signifikan. 

Namun, dengan perencanaan yang tepat, mereka tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman tanpa mengganggu kestabilan kadar gula darah

Agar tetap sehat selama berpuasa, penting bagi penderita diabetes untuk memperhatikan pola makan dan kebiasaan sehari-hari.

Makanan manis seperti kue, sirup, dan minuman bersoda dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang berbahaya bagi penderita diabetes. 

Sebaiknya, pilih sumber karbohidrat kompleks yang lebih sehat agar energi tetap terjaga tanpa meningkatkan kadar gula darah secara drastis.

Saat sahur dan berbuka, penderita diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik rendah, seperti nasi merah, oatmeal, ubi, serta sayur dan buah yang kaya serat. 

Hukum Nonton Film Dewasa Saat Puasa, Apakah Membatalkan Puasa? Inilah Jawabannya

Makanan ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil lebih lama dan mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba.

Penderita diabetes perlu mengenali gejala kadar gula darah yang terlalu rendah (hipoglikemia), seperti pusing, lemas, berkeringat dingin, hingga kebingungan. 

Di sisi lain, kadar gula darah yang terlalu tinggi (hiperglikemia) juga harus diwaspadai. 

Jika mengalami gejala tersebut, segera cek kadar gula darah dan konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Menurut laman Siloam Hospitals dan RS Pondok Indah, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan penderita diabetes untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa:

1. Pastikan tetap sahur

Penderita diabetes disarankan untuk tidak melewatkan sahur selama menjalankan ibadah puasa Ramadan. Hal ini sangat penting agar cadangan energi selama berpuasa cukup dan tidak terjadi hipoglikemia.

Merujuk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), kadar gula darah kurang dari 60 miligram per desiliter (mg/dl) diklasifikasikan sebagai hipoglikemia.

Jika mengalaminya, penderita diabetes direkomendasikan untuk batal puasa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved