APAKAH TOKEN Listrik Gratis 50 Persen Kedaluarsa? Beli Token Listrik Sekarang Gratis Rp676 Ribu
Subsidi tarif listrik 50 persen diperuntukkan bagi pelanggan rumah tangga yang mempunyai daya listrik 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Klaim token listrik gratis 50 persen sebelum berakhir!
Stok token listrik dengan memaksimalkan pembelian.
PLN memastikan token listrik yang telah dibeli tidak akan hangus setelah program berakhir.
Program berakhir pertanggal 28 Februari 2025.
Bahkan sisa kWh tetap dapat digunakan serta token yang belum diinputkan bisa dipakai di bulan berikutnya.
Baca juga: APAKAH Gratis Token Listrik 50 Persen Lanjut Bulan Maret 2025? Buruan Klaim Token Listrik Gratis
Token hanya akan kedaluwarsa jika tidak digunakan setelah 50 kali transaksi berikutnya
Contoh: Jika token disimpan (belum diinput) hingga pelanggan melakukan 50 kali pembelian baru, maka token lama akan kedaluwarsa.
PLN mengingatkan agar pelanggan tidak menyimpan nomor token terlalu lama untuk menghindari kedaluwarsa.
Pelanggan 450 VA dapat membeli token listrik sebanyak 324 kWh dengan harga Rp67.230.
Kemudian untuk pelanggan 1300 VA dapat memaksimalkan pembelian token dengan harga maksimal Rp 676.119 dan mendapatkan 936 kWh.
Subsidi tarif listrik 50 persen diperuntukkan bagi pelanggan rumah tangga yang mempunyai daya listrik 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA.
Program ini hanya berlangsung selama 2 bulan yaitu Januari dan Februari.
Setelah 28 Februari 2025 maka akan kembali normal.
Batas maksimal pembelian token promo 50 persen
Daya 450 VA
Raker IWAPI Kubu Raya 2025 Bahas Program Unggulan dan Perkuat Organisasi |
![]() |
---|
INTIP Tarif Resmi Listrik PLN Terbaru 1 September 2025 Berlaku untuk Semua Golongan Pelanggan |
![]() |
---|
Ini Penyebab Jaringan Listrik Gangguan di Putussibau |
![]() |
---|
Laksanakan Tugas Mulia! Mobil Ambulans Gratis Bala Komando Melayu Alami Kecelakaan, Riko Terluka |
![]() |
---|
GM UIP KLB Tinjau Pembangunan SUTT 150 kV Tayan–Sandai, Utamakan Aspek K3 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.