Berita Viral

POTENSI 1 Maret 2025 jadi Awal Puasa Ramadan 1446 Hijriah Versi Pemerintah

Potensi 1 Maret 2025 menjadi awal Puasa 1 Ramadhan 2025 versi pemerintah yang berbeda dengan metode penetapan Muhammadiyah.

Editor: Rizky Zulham
Dok. Net/ist
RAMADHAN 2025 - Ilustrasi Ramadan 2025 atau 1446 Hijriah. Jika mengacu pada kalender Kementerian Agama (Kemenag), 1 Ramadan 1446 H akan jatuh pada 1 Maret 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Potensi 1 Maret 2025 menjadi awal Puasa 1 Ramadhan 2025 versi pemerintah yang berbeda dengan metode penetapan Muhammadiyah.

Seperti diketahui Muhammadiyah sudah lebih dulu menetapkan awal Puasa Ramadhan.

Hitung mundur puasa Ramadan 2025 sudah bisa dilakukan, mengingat 1 Ramadan 1446 Hijriah akan tiba sebentar lagi.

Jika mengacu pada kalender Kementerian Agama (Kemenag), 1 Ramadan 1446 H akan jatuh pada 1 Maret 2025.

Itu artinya, puasa Ramadan 2025 akan dimulai 11 hari lagi, apabila dihitung dari hari ini, Selasa 18 Februari 2025.

BEDA Awal Puasa 1 Ramadan 2025 Antara Pemerintah dan Muhammadiyah hingga Prediksi BRIN

Tanggal itu bisa menjadi acuan sementara sebagai perkiraan, namun tanggal pastinya menunggu hasil sidang isbat yang digelar jelang 1 Ramadan 1446 H/2025.

Kemenag akan menggelar sidang isbat penetapan awal Ramadan 1446 H pada 28 Februari 2025.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad menjelaskan, sidang isbat akan dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag, Jakarta Pusat.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung," ujarnya di Jakarta, Senin (10/2/2025), dikutip dari kemenag.go.id.

Menurut Abu Rokhmad, ada tiga rangkaian yang akan dilakukan dalam sidang isbat.

Pertama, pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi.

Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.

“Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik," jelasnya.

Abu Rokhmad mengajak masyarakat menunggu hasil sidang isbat dan pengumuman pemerintah terkait awal Ramadan 1446 H.

“Kita berharap umat Islam di Indonesia bisa mengawali Ramadan tahun ini secara bersama-sama," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved