DPRD Kota Pontianak

Tawuran di Pontianak, DPRD Bebby : Ini Krisis Akhlak dan Iman

"Kita prihatin, bahkan razia juga sepertinya sudah dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kegiatan tawuran tersebut," pungkasnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERLIANUS TEDI YAHYA
TAWURAN DI PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa diwawancarai beberapa waktu lalu. ia mengaku sangat prihatin terhadap kejadian tawuran yang belum lama ini terjadi di Kota Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa menanggapi permasalahan tawuran yang kerapkali terjadi di Kota Pontianak.

Dimana tawuran itu dilakukan oleh sekelompok anak-anak remaja (dibawah umur).
 
"Kita melihat bahwa krisis akhlak dan iman yang terjadi kepada anak-anak kita ini," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Sabtu 1 Januari 2025.

Menurutnya, kondisi pendidikan juga perlu seimbang antara akademi dengan penanaman moral kepada anak-anak. Bahkan dengan berkembangnya jaman yang semakin canggih, menurutnya anak-anak ini akan semakin mudah menerima hal-hal negatif melalui gadget/hp.

"Ini juga harus ditutupi dengan kurikulum pendidikan kita yang memang harus mengedepankan adat dan sopan santun atau akhlak, kemudian pembekalan religi juga perlu kita kedepankan di pendidikan kita," ungkapnya.

Dalam hal religi, Bebby mengatakan hal tersebut sudah harus ditanamkan sejak dini mulai dari guru-guru, agar anak-anak dapat menjadi lebih baik. 

"Kalau tidak bisa, maka akan sangat memprihatinkan. Karena berubahnya pemerintah maka berubah juga kurikulum, seperti yang sebelumnya itu kurikulum merdeka, tapi maksud dan tujuan dari kurikulum itu sepertinya kita belum siap," tuturnya.

Baca juga: Kembali Curi Motor Warga, Residivis di Pontianak Diringkus Polsek Pontianak Utara

"Jadi hal-hal yang berdampak kepada akhlak itu perlu dikedepankan, mulai dari program pemerintah, dinas pendidikan, kemudian dengan adanya kewenangan. Misalnya kesepakatan untuk guru dapat memeriksa hp mereka, ini juga bisa menjadi salah satu siasat memperkecil pengaruh negatif dari hp," tambahnya.

Namun demikian, ia mengaku sangat prihatin terhadap kejadian tawuran yang belum lama ini terjadi di Kota Pontianak.

"Kita prihatin, bahkan razia juga sepertinya sudah dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kegiatan tawuran tersebut," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved