DPRD Kota Pontianak

Harapan Bebby Nailufa Kepada Wali Kota Pontianak Terpilih

Ia juga menyoroti masalah banjir misalnya, yang menjadi pekerjaan rumah bagi wali kota yang akan melanjutkan pembangunan.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERLIANUS TEDI YAHYA
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa diwawancarai usai pemantauan realisasi Gerakan Tanpa Sampah Plastik di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin 6 Januari 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak akan menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pontianak Terpilih pada Pemilihan Tahun 2024 di Hotel Ibis Kota Pontianak, Kamis 9 Januari 2025.

Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa berharap wali kota terpilih merealisasikan visi misi terkait semua pembangunan yang ada di Kota Pontianak.

Ia juga menyoroti masalah banjir misalnya, yang menjadi pekerjaan rumah bagi wali kota yang akan melanjutkan pembangunan.

"Pembangunan fisik harus direalisasikan secara nyata. Bagaimanapun masyarakat kota Pontianak ada permasalahan-permasalahan, seperti banjir. Kemudian ada beberapa hal dalam hal pembangunan infrastruktur yang tentunya harus perlu diperhatikan asas kepatutan dan kepantasan," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id pada Rabu 8 Januari 2025.

Pembangunan kata Bebby yak hanya melihat aspek keindahan tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan. Setiap sudut kota tak hanya di tata secara cantik tapi bagaimana juga berdampak baik terhadap lingkungan. 

"Indah, tinggi dan licin tidak cukup, perlu diperhatikan jangan sampai menutup drainase. Kondisi seperti itulah yang harus diperhatikan Wali Kota kedepan. Itu langkah pertama yang harus segera dilakukan, meminimalkan kondisi banjir," ujarnya.

Baca juga: BESOK KPU Pontianak Akan Tetapkan Edi-Bahasan Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Permasalah lain yang perlu dilakukan adalah terkait sosial hingga kemacetan. Bebby mengatakan, banjir merupakan satu diantara penyebab kemacetan di Kota Pontianak

"Kita juga memikirkan ke depan bagaimana pengaturan kondisi mobilisasi transportasi yang ada di Kota Pontianak. Pembangunan jembatan duplikasi juga sudah kita lakukan, itu sedikit meminimalkan namun juga kita berharap kedepannya ini juga dipikirkan jalan alternatif yang lain," ujarnya.

Untuk bisa mengurai kemacetan yang ada di Kota Pontianak, pemkot sudah membangun jalan-jalan alternatif di kota Pontianak. Namun diakuinya kemacetan masih terjadi dan belum terurai di jam-jam tertentu.

Selain itu Bebby juga berharap adanya koordinasi yang baik OPD, dalam rangka mengatasi permasalahan yang ada di Kota Pontianak

"Caranya dengan gerakan bersama itu karena tanpa gerakan bersama dan koordinasi yang baik antar OPD maka ini akan jalan di tempat," ujarnya.

Terkait komunikasi antar DPRD Kota Pontianak dan walikota saat ini terjalin sudah cukup baik. 

"Saya melihat bahwa koordinasi antara DPRD dengan walikota selama ini di kepemimpinan di kepemimpinan pak Satarudin cukup baik. Semua bisa dikondisikan secara baik dan dikomunikasikan secara baik itu kan semua juga mencapai target sehingga kota dapat berhasil mendapatkan penghargaan-penghargaan," ujarnya.

Namun bukan hanya penghargaan saja yang dicapai kata Bebby tapi juga bagaimana realisasi bisa dirasakan oleh masyarakat. 

Ia juga mencontohkan bagaimana penerapan larangan terkait kantong plastik juga melibatkan OPD lainnya. 

"Begitu juga hal lainnya yang bersifat urgent, libatkan OPD yang lain agar ini juga bisa diminimalkan. Ini kerja bersama tanpa, jangan setiap OPD berlomba-lomba berprestasi tanpa kerjasama dan koordinasi yang baik," ujarnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved