Harisson Ajak Penyandang Disabilitas Wujudkan Masa Depan Inklusif Menuju Indonesia Emas 2045

Pemerintah dalam hal ini, dikatakan Harisson tentu akan terus memfasilitasi apa yang teman-reman butuhkan (Disabilitas).

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
Pj Gubernur Harisson pada pembukaan Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2024 yang jatuh pada 20 Desember, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jumat 13 Desember 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harisson memberikan apresiasi dan mengajak peran penyandang disabilitas di Kalbar mewujudkan masa depan yang Inklusif dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Harisson dihadapan ratusan penyandang disabilitas yang hadir pada pembukaan Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2024 yang jatuh pada 20 Desember, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jumat 13 Desember 2024.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) diperingati setiap tahunnya sebagai upaya meneguhkan komitmen bangsa dalam mewujudkan inklusivitas bagi seluruh penyandang disabilitas di Indonesia.

Hal ini, sejalan dengan tema HDI tahun 2024 yaitu "Memperkuat Kepemimpinan Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan".

Pada momentum ini juga sekaligus menekankan bahwa pentingnya keberlanjutan, serta memastikan bahwa perubahan yang dibuat memberikan dampak positif bagi semua orang.

"Kita ini diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa ada kelebihan dan ada kekurangan, saya mungkin dilahirkan dengan tubuh yang sempurna tapi saudara-saudara kita ada yang mungkin diciptakan kurang sempurna tetapi yakinlah bahwa Tuhan itu maha adil,”ujar Harisson.

Bertepatan dengan itu juga diperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) setiap tanggal 20 Desember.

HKSN bertujuan meningkatkan semangat kebersamaan, kesetiakawanan, kekeluargaan serta kerelaan berkorban tanpa pamrih agar terus tumbuh dan bersemi di masyarakat.

Adapun tema HKSN tahun ini yaitu "Kuatkan Solidaritas Menuju Indonesia Emas" yang bermakna dimana setiap individu berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih baik dan inklusif bagi bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Harisson juga menyampaikan bahwa banyak tokoh-tokoh nasional yang mungkin tubuhnya tidak sempurna atau mengalami disabilitas, tetapi mereka mampu untuk menyumbangkan suatu ilmu pengetahuan, menyumbangkan suatu ide untuk dunia agar dunia ini lebih baik.

"Ide-ide mereka itu dari penyandang disabilitas yang membuat dunia ini semakin sempurna dan semakin sejahtera. Kita tahu Mr. Steven Hoking ahli fisika (Fisikawan), dia mempunyai banyak keterbatasan, tapi dia mampu menciptakan teori-teori fisika yang membuat dunia ini semakin sempurna,”ujar Harisson.

Selain itu, kata Harisson masih banyak tokoh-tokoh dunia maupun tokoh-tokoh nasional dari teman-teman penyandang disabilitas.  Maka dari itu, Harisson berpesan kepada yang hadir (Teman-teman Disabilitas) untuk jangan menyerah dengan kekurangan yang ada dan jadikan itu sebagai kelebihan untuk melahirkan sebuah karya.

“Kita harus terus berusaha, agar pemikiran dan karya kita dapat terus berguna bagi sesama manusia. Ini yang saya harapkan" ungkap Harisson.

Seperti kita ketahui bersama, bahwa di tahun 2045 nanti, negara Indonesia akan mengalami yang dinamakan bonus demografi, dimana Indonesia masuk sebagai 4 negara maju di dunia yaitu China, India, Amerika dan Indonesia.

"Kita melompat dari negara berkembang, dari negara berpendapatan menengah menjadi negara maju. Saya harapkan adek-adek untuk terus menggali ilmu agar terus benar-benar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar nanti juga dapat berperan di tahun 2045, jadi harus tetap untuk mempunyai daya juang yang tinggi “ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved