Pilkada Kalbar 2024

Pantau Keamanan Pilkada Senator Maria Goreti Raker bersama Kapolda Kalbar

Rapat kerja ini dilaksanakan dalam agenda kunjungan kerja anggota DPD RI ke daerah pemilihan untuk pengawasan pelaksanaan Pilkada. 

Maria Goreti
Sehari menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, anggota Komite I DPD RI Maria Goreti menggelar rapat kerja dengan Polda Kalbar Selasa 26 November 2024. Rapat kerja ini dilaksanakan dalam agenda kunjungan kerja anggota DPD RI ke daerah pemilihan untuk pengawasan pelaksanaan Pilkada. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Sehari menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, Anggota Komite I DPD RI Maria Goreti menggelar rapat kerja dengan Polda Kalbar Selasa 26 November 2024.

Rapat kerja ini dilaksanakan dalam agenda kunjungan kerja Anggota DPD RI ke daerah pemilihan untuk pengawasan pelaksanaan Pilkada. 

Ada dua isu utama yang dibahas. Isu pertama tentang langkah-langkah kepolisian dalam mengantisipasi potensi kerawanan dalam pelaksanaan Pilkada. 

Isu kedua tentang netralitas aparat negara (ASN, TNI, Polri). 

Kepada Kapolda Kalbar dan jajarannya, Senator Maria Goreti mengatakan bahwa Komite I DPD RI menjalankan tugas konstitusionalnya untuk mengawal pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

Pengawasan terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 adalah bagian dari menjalankan fungsi pengawasan DPD RI terhadap pelaksanaan undang-undang, dalam hal ini UU Pilkada. 

Mulai dari masa persiapan, masa kampanye, hingga hari pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 menjadi agenda prioritas reses Komite I DPD RI, juga agenda utama dalam kunjungan kerja ke daerah pemilihan kali ini.

“Kita semua berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pilkada. Kita berhadap Pilkada dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai. Oleh karena itu, kali ini kami ingin mendengarkan kesiapan dari sisi pengamanan Pilkada. Bagaimana kesiapan dan strategi pengamanan yang diambil oleh Polda Kalbar,” papar Maria Goreti.

Sejumlah perwira dan pejabat kepolisian ikut hadir dalam rapat tersebut, ada pejabat dari Mabes Polri dan Polda Kalbar

Pejabat dari Polda Kalbar yang hadir adalah Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto, Wakapoda Brigjen Pol. Roma Hutajulu, Karoops Polda Kalbar Kombes Pol. Asep Saepudin, Irwasda Polda Kalbar Kombes Pol Sigit Jatmiko, Kabagpullahjianta Rodalops Stamaops Kalbar Kombes Pol Taufiq Hidayat, dan Dirintel Polda Kalbar Kombes Pol. Munizar. 

Sedangkan pejabat dari Mabes Polri yang ikut hadir adalah Dirbinpolmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Badya Wijaya, Auditor Sispamobvitnas Madya TK II Baharkam Polri Kombes Pol Abdul Hasyim, dan Perencanaan Anggaran Madya Tk III Stamarena Polri AKBP Robertus Herry.            

Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Pipit Rismanto menjelaskan bahwa kepolisian telah membuat pemetaan semua dimensi kehidupan, baik politik, sosial, agama, budaya, ekonomi, hukum, dan pertahanan, yang pada akhirnya akan bermuara pada tugas-tugas kepolisian. 
“Semua dimensi kehidupan sosial kemasyarakatan akan menyangkut tugas-tugas kepolisian di dalamnya. Dalam konteks pilkada, kepolisian pun sudah membuat pemetaan-pemetaan untuk mengklasifikasi tingkat kerawanan,” papar Pipit Rismanto.

Pipit menjelaskan beberapa daerah yang dinyatakan mempunyai tingkat kerawanan yang tinggi ditetapkan selain berdasarkan kejadian-kejadian pada pemilu dan pilkada sebelumnya, kondisi medan dan ketiadaan jaringan seluler juga menjadi indikator. 

“Area blank spot yang tidak adanya sinyal HP di sana, juga sulitnya medan ditambah lagi jaraknya yang jauh, dari segi keamanan sangat rawan. Tetapi karena kami sudah melakukan pemetaan daerah-daerah tersebut, maka menjadi atensi khusus kami untuk memastikan pilkada berjalan aman di tempat-tempat tersebut,” ungkap Pipit.

Pipit juga mengingatkan tidak akan segan-segan untuk menindak tegas siapapun yang mencoba melanggar hukum dan ingin membuat rusuh saat Pilkada. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved