Siswa Pontianak Ngeri Lihat Efek Main Layangan Kawat Dekat Jaringan PLN, Meledak dan Ancam Nyawa

Bermain layangan dengan tali kawat tak hanya mengancam jaringan PLN, tapi juga bisa merenggut nyawa

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NASARUDDIN
Murid SMPN 28 Pontianak, di Jalan Kebangkitan Nasional, Siantan Hulu mendengarkan edukasi kelistrikan dari PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Kamis 14 November 2024. Sejumlah siswa mengaku takut dengan bahaya bermain layangan kawat dekat jaringan listrik PLN setelah melihat video dalam edukasi tersebut. 

Abdul Salam melanjutkan, masih ada pertahanan terakhir yang mereka siapkan. 

Dirinya berharap pertahanan terakhir ini tak dipakai.

"Jadi pertahanan terakhir ini, bagaimana supaya kalaupun terjadi, padamnya tidak meluas," kata dia.

Untuk atasi masalah layang-layang, PLN melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak diantaranya TNI, Polri dan masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi ke sekolah dan masyarakat.

"Pada tahun 2023, tim PLN yang turun," katanya.

Sementara di 2024 PLN turun melakukan razia bersama POM TNI AD dan Polri.

"Kita bentuk satu tim, tim Langit Biru, sama-sama razia layangan. Mengedukasi masyarakat tidak hanya ke tempat (bermain) layangan, tetapi juga ke sekolah-sekolah, lingkungan, berhasil kita menurunkan meski masih menjadi dominan," katanya.

Pada kesempatan itu, Abdul juga menunjukkan bagaimana layang-layang mengganggu kelistrikan.

Video pertama menunjukkan detik-detik layangan yang putus mengenai jaringan PLN.

Saat kawat yang digunakan untuk layangan menyentuh jaringan, ledakan dan percikan api muncul.

Video kedua, juga menunjukkan hal serupa. 

Layangan mengenai transmisi dan gardu induk sehingga terjadi ledakan.

"Kalau ini sudah pasti padam," kata Abdul seraya menunjukkan ledakan yang terjadi.

Abdul mengatakan, video ini mereka tunjukkan agar memberi gambaran, bagaimana layang-layang mengganggu kelistrikan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved