Program Petani Milenial, Anggota DPRD Kalbar Suriansyah Turut Berkomentar Sampaikan Pendapatnya
"Jadi gaji sebesar 10 juta rupiah itu hanya perkiraan dihitung dari peningkatan produksi padi yang akan dihasilkan. Nilainya bisa lebih dari 10 juta p
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kementerian Pertanian menawarkan para milenial terlibat dalam sektor pertanian, dengan pendapatan minimal Rp 10 juta per bulan dalam program "Petani Milenial".
Yang mana untuk proses pendaftaran dapat dilakukan secara online pada link https://latihanonline.pertanian.go.id/
Menanggapi program tersebut, Anggota DPRD Kalbar, Suriansyah memberikan komentarnya.
"Setahu saya program tersebut berupa pembentukan Brigade Pangan yang menyasar Petani Milenial khususnya Sarjana Pertanian Fresh Graduate dan Petani Milenial lokal desa setempat dan Alumni SMK Pertanian," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Selasa 12 November 2024.
Dijelaskannya, bagaimana program tersebut untuk mengelola lahan Oplah (Optimalisasi Lahan Rawa) dan CSR (Cetak Sawah Rakyat) yang akan mengelola lahan pertanian secara modern untuk meningkatkan produktifitas dan Indeks Pertanaman.
• Program Petani Milenial, Anggota DPRD Kota Pontianak Husin Berharap Pemerintah Betul-betul Serius
"Jadi gaji sebesar 10 juta rupiah itu hanya perkiraan dihitung dari peningkatan produksi padi yang akan dihasilkan. Nilainya bisa lebih dari 10 juta per bulan," jelasnya.
Menurutnya, program ini cukup realistis dan memberikan harapan yang bagus kepada swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani milenial.
"Saya pernah mencoba mendaftar di link yang diberikan dan bisa submit. Masalahnya petani milenial yang bisa mendaftar adalah petani lokal di Kabupaten setempat. Tidak bisa dari Kota Pontianak dan Kota Singkawang," tuturnya.
Suriansyah berpendapat, untuk di kalbar sendiri terdapat 12 Kabupaten yang ditunjuk di semua Kabupaten kecuali 2 kota tersebut.
"Program ini berupa program kemitraan dengan kelompok tani pemilik lahan. Satuan pengelolaan seluas 200 hektar per brigade pangan. Keterangan lebih lanjut dapat mempelajari Web yang disampaikan (diatas)," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
petani milenial
Anggota DPRD Kalbar
Suriansyah
Kementerian Pertanian
Pontianak
Kalimantan Barat
Kalbar
Selasa 12 November 2024
Update Harga Sembako di Kalimantan Barat Hari Ini Terbaru: Cabai Naik, Bawang dan Daging Turun |
![]() |
---|
Gubernur Kalbar Ria Norsan Imbau Massa Aksi Jaga Kondusifitas dan Sampaikan Aspirasi dengan Damai |
![]() |
---|
Situasi Terkini Aksi Damai di Sekitar Bundaran Digulis Untan Pontianak |
![]() |
---|
Unjuk Rasa Sempat Berlanjut di Bundaran Digulis Jumat Malam |
![]() |
---|
Aksi Damai Berlanjut ke Bundaran Digulis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.