Harapkan Pilkada Damai, Ismail: Perbedaan Pilihan Politik tidak Menghalangi Kita untuk Tetap Bersatu

Kita harus bersama-sama mencegah penggunaan isu-isu agama sebagai alat untuk memecah belah masyarakat

Penulis: Ramadhan | Editor: Jamadin
Dokumentasi Humas Diskominfo
Penjabat (Pj) Bupati Ismail saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi Moderasi Beragama dan Tahapan Pemilu untuk Pilkada Kabupaten Mempawah yang rukun dan damai, di Jungkat Beach, Kamis 31 Oktober 2024 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Penjabat (Pj) Bupati Ismail menyampaikan, pemilihan kepala daerah adalah salah satu proses demokrasi yang sangat penting dalam menentukan masa depan daerah kita, Jumat 1 November 2024.

Namun, setiap kali momen politik besar seperti ini datang, selalu ada potensi munculnya perpecahan atau ketegangan, terutama di tengah masyarakat yang majemuk.

"Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab yang besar untuk memastikan bahwa proses pilkada berjalan dengan damai, aman, dan penuh kedewasaan," tegasnya.

Ismail menyampaikan, di tengah perbedaan pandangan politik, agama bisa menjadi jembatan untuk memperkuat persaudaraan dan menghindari konflik.

 • Tahapan Pilkada 2024. DPRD Zulfydar Nilai Fasilitas bagi Disabilitas Dibutuhkan


"Kita harus bersama-sama mencegah penggunaan isu-isu agama sebagai alat untuk memecah belah masyarakat," tegasnya.

Pemilihan kepala daerah jelas Ismail, adalah momen untuk menunjukkan kedewasaan politik kita sebagai bangsa dan daerah.


"Mari kita tunjukkan bahwa perbedaan pilihan politik tidak menghalangi kita untuk tetap bersatu. Mari kita bangun daerah kita dengan semangat persatuan, toleransi, dan kedamaian, demi kesejahteraan bersama di masa mendatang," tutupnya tegas. 

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved