Banjir Sanggau

Tanggap Darurat Banjir Sanggau: BNPB Serahkan Bantuan dan Dana Operasional Rp200 Juta

Selain itu diserahkan juga 300 kasur lipat, 100 unit velbed, 20 pelampung, 1 unit perahu karet lengkap dengan mesin, 1 unit perahu fiber dengan mesin,

Penulis: Stefanus Akim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Nadhira Seha Nur, menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Kantor BPBD Provinsi Kalbar, untuk penanganan banjir di Sosok, Sanggau, pada Rabu, 23 Oktober 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan untuk penanganan darurat banjir di Kabupaten Sanggau, khususnya di wilayah Sosok. 

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Nadhira Seha Nur, kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Kantor BPBD Provinsi Kalbar, pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan penting seperti 300 paket sembako, 300 paket makanan siap saji, 300 paket peralatan kebersihan, 300 lembar selimut.

Selain itu diserahkan juga 300 kasur lipat, 100 unit velbed, 20 pelampung, 1 unit perahu karet lengkap dengan mesin, 1 unit perahu fiber dengan mesin, serta 2 set tenda pengungsi dan 50 set tenda keluarga. 

BNPB juga mengalokasikan dana operasional sebesar Rp200 juta.

Banjir Desa Binjai, PMI Kalbar dan Sanggau Serahkan Bantuan 

Nadhira Seha Nur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BNPB dalam pelaporan bencana melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops). 

"Yang paling utama adalah daerah selalu melaporkan situasi bencana ke BNPB, sehingga kami dapat merespons dengan cepat, baik dalam bentuk dana maupun logistik," jelas Nadhira.

Untuk penanganan pasca banjir, BNPB akan terus memantau perkembangan. 

Jika banjir belum surut, akan ada penanganan khusus. Namun, jika air sudah reda, fokus utama adalah memberikan bantuan logistik kepada pengungsi, terutama mereka yang mengungsi di rumah kerabat.

Nadhira juga mengingatkan pemerintah daerah agar berkomitmen untuk merawat dan menjaga peralatan yang diberikan, sehingga dapat digunakan kembali jika bencana terjadi di kemudian hari.

Banjir di Kabupaten Sanggau, terutama di wilayah Sosok, telah terjadi sejak 16 Oktober 2024 dan hingga saat ini masih belum surut. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved