Banjir Sanggau

Turun ke Lokasi Banjir Kecamatan Beduai, BPBD Sanggau: Ketinggian Air Capai 1 Meter Lebih

Kemudian, di Dusun Beduwai Desa Bereng Berkawat, dengan kedalaman/ketinggian air 10 sampai 15 senti meter dan dapat dilalui kendaraan roda 2 roda 4 ma

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
TINJAU BANJIR - Tim TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dipimpin Kasi Tanggap Darurat BPBD Sanggau saat melaksanakan pengecekan perkembangan banjir di Jalan Raya Malindo di Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat 21 Maret 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Tim TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dipimpin Kasi Tanggap Darurat BPBD Sanggau Sigit Purnama melaksanakan pengecekan perkembangan banjir di Jalan Raya Malindo di Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat 21 Maret 2024.

Terdapat lima titik lokasi banjir yang sudah masuk ke akses Jalan Raya Malindo di wilayah Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau

"Diantaranya di Dusun Beringin Desa Bereng Berkawat, kedalaman/ketinggian air yang awalnya 10 senti meter sampai 15 senti meter, kini menjadi 1.5 meter dan tidak dapat di lalui kendaraan Roda 2 Roda 4 dan Roda 6," kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Sanggau Budi Darmawan, Jumat 21 Maret 2025.

Selanjutnya di Dusun Beduwai Desa Bereng Berkawat, dengan kedalaman/ketinggian air yang awalnya 30 sampai 40 senti meter, kini menjadi kurang lebih 1.5 meter dan tidak dapat di lalui kendaraan Roda 2 Roda 4 maupun Roda 6.

Banjir Rendam Akses Jalan Malindo Kabupaten Sanggau, Sementara Kendaraan Belum Bisa Melintas

Kemudian, di Dusun Beduwai Desa Bereng Berkawat, dengan kedalaman/ketinggian air 10 sampai 15 senti meter dan dapat dilalui kendaraan roda 2 roda 4 maupun roda 6.

Selanjutnya di Dusun Beduwai Desa Bereng Berkawat, dengan kedalaman/ketinggian air 70 sampai 80 senti meter dan tidak dapat di lalui kendaraan Roda 2, namun masih bisa di lalui kendaraan Roda 4 maupun Roda 6

Terakhir di Dusun Muara Ilai Desa Sungai Ilai Kecamatan Beduai, dengan kedalaman/ketinggian air 30 sampai 40 senti meter dan tidak dapat di lalui kendaraan Roda 2, namun masih bisa di lalui kendaraan Roda 4 maupun Roda 6.

Sementara, satu titik di Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan dengan ketinggian air 30 senti meter dan masih bisa dilalui oleh kendaraan

"Kondisi lalu lintas untuk sementara lumpuh, kondisi saat ini pukul 13.30 wib kondisi banjir masih bertahan," jelasnya.

Banjir terjadi disebabkan meluapnya air sungai sekayam yang tidak dapat menampung air hujan dan dampak dari intensitas curah hujan yang tinggi. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved