Maut di Mall Kubu Raya

Polres Kubu Raya Ungkap Aksi Nekat Warga Jakarta di Mall Kubu Raya 

Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukannya otopsi terhadap korban dan saat ini Polres Kubu Raya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Hadi Sudirmansyah
Anggota INAFIS Polres Kubu Raya saat melakukan olah TKP di Parkiran Mall Kubu Raya terkait Peristiwa adanya seorang perempuan muda yang tergeletak di parkiran Gaia Bumi Raya City Mall pada Selasa 1 Oktober 2024 sore sekitar pukul 17.30 WIB di duga kuat akibat aksi bunuh diri 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Hasil penyelidikan sementara dari Polres Kubu Raya terkait aksi nekat Yuliana (38) Seorang wanita asal Tanjung Duren, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat yang melompat dari lantai 3 parkiran Mall Kubu Raya pada Selasa 1 Oktober 2024 sore yakni permasalahan ekonomi.

Karena berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan keterangan dari keluarga, masalah ekonomi diduga kuat menjadi penyebab aksi nekatnya untuk melompat dari lantai 3 parkiran mobil mall tersebut.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade Surdiansyah yang mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, rekaman CCTV, dan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta dari keterangan keluarga korban, diketahui bahwa korban mengalami depresi akibat tekanan ekonomi dan kesulitan mendapatkan pekerjaan.

"Setelah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi oleh Anggota Satuan Reskrim Polres Kubu Raya, terutama terhadap pihak keluarga korban, terungkap bahwa korban mengalami depresi akibat masalah ekonomi. Korban beberapa kali mengutarakan niat untuk bunuh diri kepada keluarganya," ungkap Ade, pada Kamis 3 oktober 2024 pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Wanita Meninggal Jatuh dari Lantai 3 Mall di Kubu Raya, Diduga Depresi

Diketahui, korban yang tinggal di salah satu kosan di Pontianak pergi bersama ibunya ke Mall Kubu Raya dengan menggunakan taksi online. Ibu dan anak tersebut sempat makan bersama di sebuah restoran cepat saji, kemudian korban meminta izin kepada ibunya untuk ke toilet, dan sebelum pergi korban sempat mencium pipi ibunya. Namun, setelah lebih dari satu jam, korban tidak kunjung kembali.

" Saat korban tak kunjung kembali, ibu korban mendatangi pusat informasi mall Kubu Raya untuk meminta bantuan mencari keberadaan anaknya. Dari keterangan dan ciri-ciri yang diberikan, pihak mall membawa ibu korban ke kantor manajemen untuk memberitahukan tentang peristiwa tragis tersebut dan membawa ibu korban ke RSUD dr Soedarso Pontianak," jelas Ade.

Ade juga menambahkan bahwa pihak keluarga korban telah mengikhlaskan kematian korban dan menolak dilakukan otopsi. Rencananya, keluarga akan segera melakukan kremasi terhadap jenazah.

" Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukannya otopsi terhadap korban dan saat ini Polres Kubu Raya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," sambungnya.

Sebelumnya, pengunjung Mall terbesar di Kubu Raya ini dihebohkan dengan adaya Peristiwa adanya seorang perempuan muda yang tergeletak di parkiran Gaia Bumi Raya City Mall pada Selasa 1 Oktober 2024 sore sekitar pukul 17.30 WIB di duga kuat akibat aksi bunuh diri

Informasi di peroleh dugaan bunuh diri yang di lakukan korban Yuliana (36) tercatat dalam KTP sebagai warga Kel. Tanjung Duren Selatan Kec. Grogol Petamburan Kota Adminstrasi Jakarta Barat di Rooftop Lantai 3 mall terbesar di Kubu Raya ini

Berdasarkan sejumlah saksi mata mengatakan korban Yuliana melakukan aksi nekatnya melompat dari lantai 3 parkiran Mobil.

Meski ditemukan sudah tergeletak, korban sempat mendapatkan pertolongan medis di IGD RSUD dr Soedarso Pontianak karena  diduga kuat masih hidup

Namun, beberapa saat kemudian korban dinyatakan meninggal dunia karena mengalami cidera cukup parah karena korban mengalami patah tulang di leher; patah tulang lengan sebelah kiri, patah tulang panggul sebelah kiri, patah tulang rusuk kiri dan beberapa luka memar tangan kiri, paha kiri serta dada kanan.

Sementara Public Relation Excecutive Gaia Bumi Raya City Karina menuturkan pihaknya saat prihatin atas terjadinya peristiwa tersebut dan selanjutnya menunggu keterangan resmi dari kepolisian

"Saya mewakili dari manajamen mall mengimbau agar masyarakat tidak menyebarluaskan foto dan video korban untuk menjaga privasi keluarga korban, karena kita juga merasa prihatin dan kita berdoa terbaik untuk korban, "kata Karina pada Selasa 1 Oktober 2024 malam

Selanjutnya, Karina juga menuturkan agar tak terjadi disinformasi, pihaknya menunggu keterangan kepolisian dari Polres Kubu Raya

" Keterangan lebih lanjut menunggu keputusan pihak kepolisian dan masih dalam proses penyelidikkan."pungkasnya. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved