Breaking News

PPK Ormawa Himepa FEB Untan Luncurkan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Punggur Besar Kubu Raya

“Dan juga mengembangkan website desa sebagai media pemasaran online, menargetkan pendapatan bulanan sebesar Rp 1.500.000 bagi mitra. Serta mendukung p

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) terus menunjukkan peran strategisnya dalam pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu tim yang berhasil meraih dukungan PPK Ormawa 2024 adalah Tim Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura (UNTAN). Dengan mengusung tema "Desa Wirausaha", program mereka berjudul “Pemberdayaan Kelompok Ibu-ibu PKK melalui Diversifikasi Produk Buah Pisang Kepok untuk Meningkatkan UMKM di Desa Punggur Besar.” 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) terus menunjukkan peran strategisnya dalam pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu tim yang berhasil meraih dukungan PPK Ormawa 2024 adalah Tim Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura (UNTAN). 

Dengan mengusung tema "Desa Wirausaha", program mereka berjudul “Pemberdayaan Kelompok Ibu-ibu PKK melalui Diversifikasi Produk Buah Pisang Kepok untuk Meningkatkan UMKM di Desa Punggur Besar.”

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, terutama kelompok Ibu-ibu PKK, melalui pemanfaatan pisang kepok.

Ketua Tim PPK Ormawa Himepa Syahrul Gunawan menuturkan, program ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain eningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pendapatan mitra.

Mengembangkan produk berbasis diversifikasi buah pisang kepok, membangun pusat edukasi dan bisnis pemasaran kepada masyarakat.

“Dan juga mengembangkan website desa sebagai media pemasaran online, menargetkan pendapatan bulanan sebesar Rp 1.500.000 bagi mitra. Serta mendukung pertumbuhan Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM) di Desa Punggur Besar,” ujarnya Selasa 17 September 2024.

Pisang kepok menjadi bahan utama dalam program ini. Diversifikasi produk yang dihasilkan antara lain tepung pisang, kerupuk kulit pisang, dan keripik pisang dengan berbagai varian rasa. 

Pemkot Pontianak Diganjar Anugerah Pandu Negeri dari Indonesian Institute for Public Governance

Program pemberdayaan ini dimulai sejak 5 Juli 2024 dengan fokus pada pembinaan kelompok Ibu-ibu PKK.

“Kami memulai dengan sosialisasi dan kemudian berlanjut ke tahap pendampingan produksi dan penjualan. Hingga saat ini, program berjalan dengan baik,” timpal ketua tim PPK Ormawa Himepa FEB Untan.

Sejak peluncurannya, kata Syahrul, program ini telah menunjukkan hasil yang signifikan. 

Pada Juli 2024, total produk yang terjual mencapai 381 pcs dengan pendapatan bersih Rp 2.616.000. 

Angka ini meningkat pada bulan Agustus dengan penjualan 410 pcs dan pendapatan bersih Rp 3.260.000. 

Total pisang yang diolah pada bulan Juli mencapai 266 kilogram, sedangkan pada Agustus 240 kilogram. 

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) terus menunjukkan peran strategisnya dalam pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu tim yang berhasil meraih dukungan PPK Ormawa 2024 adalah Tim Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura (UNTAN). Dengan mengusung tema
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) terus menunjukkan peran strategisnya dalam pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu tim yang berhasil meraih dukungan PPK Ormawa 2024 adalah Tim Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura (UNTAN). Dengan mengusung tema "Desa Wirausaha", program mereka berjudul “Pemberdayaan Kelompok Ibu-ibu PKK melalui Diversifikasi Produk Buah Pisang Kepok untuk Meningkatkan UMKM di Desa Punggur Besar.” (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE)

Hal ini membuktikan bahwa program ini berhasil meningkatkan produktivitas petani pisang dan memberi dampak ekonomi positif bagi kelompok mitra.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved