Jembatan Berkemajuan Segera Dibangun, Kades Sebut Akses Satu-satunya Warga Lubuk Lagak

"Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat diselesaikan dengan baik. Saya amanahkan dengan pak kades, kepala dusun dan masyarakat untuk

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Bupati Sambas Satono didampingi kades, kadus, meninjau kondisi jembatan kayu Dusun Lubuk Lagak. Momen itu sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Berkemajuan untuk memudahkan akses masyarakat setempat, Kamis 5 September 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Tokoh masyarakat Desa Lubuk Dagang, meliputi kepala desa hingga kepala dusun mendampingi Bupati Sambas Satono meletakan batu pertama pembangunan jembatan Berkemajuan di Dusun Lubuk Lagak, Kamis 5 September 2024.

Jembatan Berkemajuan di Dusun Lubuk Lagak ini akan dibangun tanpa APBD namun bersumber dari donatur dan sejumlah dermawan.

Bupati Satono mengatakan, peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan jembatan yang didanai oleh sejumlah donatur.

"Tentu ini jembatan bukan menggunakan dana pemerintah, tetapi non APBD, dana dari donatur Lina Susanti, Lusi dan kawan-kawan pengusaha," ujarnya.

Satono berharap tujuan mulia pembangunan jembatan demi memudahkan, membantu warga Dusun Lubuk Lagak dibalas dengan harapan dan doa dari masyarakat. 

"Kita doakan semoga semua donatur diberikan kesehatan dan kekuatan, semangat terus dalam menjalankan sukses usaha," ungkap Satono.

Lebih lanjut, Satono bilang kondisi jembatan ini mengkhawatirkan karena lapuk dimakan usia. Jembatan terbuat dari kayu itu juga sudah tampak miring.

Bupati Satono Bangun Jembatan Berkemajuan Dusun Lubuk Lagak

"Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat diselesaikan dengan baik. Saya amanahkan dengan pak kades, kepala dusun dan masyarakat untuk mengawal, membantu bergotong-royong membangun jembatan," katanya.

Satono juga menyebutkan, jembatan Berkemajuan ini sekaligus yang ke-60 lebih. Dia harap semangat kebersamaan dan gotong royong menumbuhkan kemajuan masyarakat.

"Ini jembatan hampir yang ke 60 buah dan non APBD selama saya menjabat sebagai Bupati. Mudahan ini sebagai memantik semangat kita semua dan warga setempat," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lubuk Dagang Suib mengungkapkan jembatan kayu itu merupakan akses satu-satunya masyarakat Dusun Lubuk Lagak.

Sehingga, kata Suib, apabila kondisi jembatan roboh maka akan memutuskan akses masyarakat di segala lini kehidupan, baik kesehatan, pendidikan dan urat nadi ekonomi.

"Ini merupakan jalur utama dan jalur satu-satunya, kalau jembatan ini rusak maka tidak ada akses masyarakat. Dan memang akan berpengaruh pada kehidupan masyarakat," tambah Suib.

Dengan adanya pembangunan jembatan Berkemajuan, Suib pun mengapresiasi semangat mulia donatur yang memberikan bantuan pembangunan jembatan untuk warga.

"Saya mewakili masyarakat sangat mengapresiasi pembangunan jembatan Berkemajuan ini dan ini sangat luar biasa," katanya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved