Pilkada Mempawah 2024

Ketua DPC PKB Mempawah Ingatkan Pendukung Paslon MABRUR Jaga Pesta Demokrasi yang Aman dan Damai

Razali mengingatkan pendukung dan simpatisan untuk menjaga pesta demokrasi yang aman dan damai.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Ketua DPC PKB Mempawah Razali saat menyampaikan pidato usai mengusung pendaftaran pasangan Mardan - Bukhori maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati, di Kantor KPU Mempawah, Kamis 29 Agustus 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mempawah, Raja Mempawah Mardan Adijaya dan Bukhori resmi mendaftar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mempawah, Kamis 29 Agustus 2024 sekira pukul 16.00 WIB.

Kedatangan Mardan - Bukhori diiring-iringi oleh ratusan pendukung dan simpatisan serta Partai PKB sebagai pengusung yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC PKB Razali bersama Sekretaris Subandio.

Ketua DPC PKB Mempawah Razali menyampaikan Bapaslon yang diusung Partai PKB ialah putra terbaik Kabupaten Mempawah.

"Tugas Partai PKB adalah mengusung kader terbaik dan putra terbaik kita untuk mengikuti pesta demokrasi pada 27 November 2024 mendatangi. Yakni mengusung pasangan Raja Mempawah Mardan Adijaya dan Bukhori sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati," tegas Razali.

Razali mengingatkan pendukung dan simpatisan untuk menjaga pesta demokrasi yang aman dan damai.

Baca juga: Pasangan Mabrur Daftar di KPU Mempawah, Optimis Menang Jadi Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2024

"Yang namanya pesta harus disambut dengan gembira, penuh sukacita. Jangan pesta dijadikan sebuah ajang perseteruan yang tidak sehat. Ini tentu berimbas ke Kabupaten Mempawah. Bagaimana kita mencari pemimpin yang baik, kalau kita terutama pendukung tidak mampu menahan diri, tidak mampu mengusung calon-calon kita dengan baik," pesan Razali.

"Kami tegaskan sebagai partai pengusung jangan sampai kita-kita semua menciderai makna pesta demokrasi, tentu kami yang akan malu, karena kita memberikan kepercayaan kepada kawan-kawan untuk ikut kontestasi pesta demokrasi jangan sampai membuat kegaduhan," tambahnya menegaskan.

Razali berpesan agar pendukung dan simpatisan memberikan hal-hal positif di tengah-tengah masyarakat, dengan memajukan program-program yang pro terhadap masyarakat, dengan tidak membuat orang lain jelek.

"Jangan menghasut, jangan memfitnah, jangan menghalalkan cara-cara yang tidak sehat dengan mengedepankan suku, agama dan ras, itu dapat mempengaruhi kita semua," katanya.

"Terkadang orang mau milih pasangan kita, tetapi kita pendukungnya arogan, orang juga jadi malas memilih pasangan kita. Mau calon kita kalah gara-gara kita?," tegas Razali dibalas jawaban tidak oleh pendukung yang hadir.

Razali mengingatkan bahwa pendukung Mabrur adalah orang yang sopan santun, dan bisa menjaga Marwah pemimpin terutama Paduka Raja yang diusung.

"Karena PKB hari ini mengusung Paduka Raja. Kalau masyarakat atau pendukungnya tidak santun yang malunya juga paduka Raja. Untuk itu kami berharap kepada teman-teman semua sukseskan Pilkada yang damai," katanya.

Razali menegaskan, saat bertarung harus siap menang dan kalah. Apabila menang jangan sombong, kalau kalah harus mampu menerimanya dengan lapang dada karena itu Takdir dari Allah SWT.

"Kita yakin dan percaya pada 27 November 2024 nantinya, Allah menentukan siapa yang akan memimpin Kabupaten Mempawah," tutupnya. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved