Pilkada Mempawah 2024

Partisipasi Pemilih Pilkada Menurun Dibanding Pemilu 2024, Ini Tanggapan Ketua KPU Mempawah

Lutfiadi memastikan berkenaan menurunnya partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 2024 ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Mempawah, melainkan di berb

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RAMADHAN
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mempawah Lutfiadi, ketika diwawancarai saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Mempawah untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Mempawah Tahun 2024, di BP2TD Mempawah, Selasa 3 Desember 2024 lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mempawah Lutfiadi memberikan tanggapan terkait partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menurun dibandingkan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.

"Partisipasi turun itu kami juga masih belum melakukan evaluasi berkaitan dengan itu. Tentu kalaupun ada evaluasi atau masukan dari masyarakat tentu akan dilakukan penelitian secara komprehensif. Karena kita belum mengetahui pasti kenapa masyarakat tidak datang ke TPS untuk memberikan hak pilih sehingga partisipasi menurun," ujar Lutfiadi kepada Tribun Pontianak, Selasa 10 Desember 2024.

Lutfiadi memastikan KPU akan melakukan evaluasi berkenaan menurunnya partisipasi pemilih di Pilkada serentak 2024 ini.

"Kalau kami kan evaluasinya berkenaan dengan pelaksanaan teknisnya seperti apa, karena indikator-indikatornya pasti banyak mengapa masyarakat tidak datang ke TPS, jadi kita akan melakukan evaluasi berkenaan dengan itu," tegas Lutfiadi.

Lutfiadi memastikan berkenaan menurunnya partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 2024 ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Mempawah, melainkan di berbagai daerah lainnya khususnya yang ada di Kalimantan Barat.

Partisipasi Pemilih Pilkada Sambas Turun, KPU Sambas Catat 64,69 Persen

"Kalau partisipasi pemilih di Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Mempawah partisipasinya di angka 56,73 persen, Gubernur dan Wakil Gubernur di angka 56,96 persen. Sedangkan Pemilu Serentak (Pilpres dan Pileg) Februari lalu di angka 79,8 persen," jelas Lutfiadi.

Lutfiadi menyampaikan, sebelum Pilkada 27 November 2024, KPU Mempawah bersama stakeholder terkait telah berupaya melakukan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dari Pemilu.

"Sebenarnya kita telah berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Pilkada serentak ini. Kita telah merangkul seluruh pihak dan kalangan dalam hal sosialisasi dan bahkan sering kita laksanakan. Nah, untuk menurunnya partisipasi ini jelas memang harus ada evaluasi apa penyebab masyarakat tidak mau datang ke TPS," ujar Lutfiadi.

Berikut Hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Mempawah untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Mempawah Tahun 2024, yang dilaksanakan KPU Mempawah pada Selasa 3 Desember 2024 lalu, sebagai berikut:

GUBERNUR dan WAKIL GUBERNUR KALBAR

- Paslon Nomor Urut 01 Midji-Didi  47.587 suara

- Paslon Nomor Urut 02 Norsan-Krisantus Kurniawan 60.093 suara

- Paslon Nomor Urut 03 Muda-Jakius  9.884 suara

Total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 213.579 suara
Suara Sah  117.564 suara
Suara Tidak Sah 4.356 suara
Jumlah seluruh suara sah dan tidak sah 121.920 suara

BUPATI dan WAKIL BUPATI MEMPAWAH

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved