Ditetapkan Tersangka, Oknum Kades Siap Bertanggungjawab, Harap Ada Jalan Damai
Jainal ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pengerusakan terhadap mobil warga oleh Polsek Sungai Tebelian, Sintang, Kalimantan Barat.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Desa Penjernang, Jainal Abidin menyatakan siap bertanggungjawab atas kesalahan yang telah diperbuat kepada warganya hingga berujung dilaporkan ke polisi.
Status Jainal kini sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik Polsek Sungai Tebelian. Jainal tidak ditahan karena dinilai kooperatif.
"Iya (sudah tersangka) saya tetap bertanggungjawab dengan kesalahan yang sudah saya lakukan," kata Jainal dikonfirmasi Tribun Pontianak, Rabu 28 Agustus 2024.
Jainal ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pengerusakan terhadap mobil warga oleh Polsek Sungai Tebelian, Sintang, Kalimantan Barat.
Dia dilaporkan warganya ke Polsek Sungai Tebelian, Sintang, Kalimantan Barat, Senin 19 Agustus 2024. Jainal dilaporkan ke polisi atas dugaan pengrusakan terhadap properti warga Desa Penjernang, Kecamatan Sungai Tebelian.
Baca juga: Rusak Mobil Warga, Oknum Kades di Sintang Jadi Tersangka, Kapolsek: Pintu Mediasi Masih Terbuka
Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka memastikan pintu mediasi bagi kedua belah pihak masih terbuka.
"Saya berharap permasalahan ini bisa dicarikan solusi mediasi secara Damai. Mengingat sesama warga dan keluarga," harap Jainal.
Kronologi Pengerusakan
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 18 Agustus 2024 sekitar pukul 20.00 wib malam.
Suasana malam yang lengan berubah menegangkan. Kades berinisial JA dan saudaranya berinsial RI tiba-tiba mendatangi rumah warga dengan membawa senjata tajam.
Sajam itu digunakan untuk merusak mobil milik Stefanus Lewi yang diparkir di depan rumah Jintai, mertuanya.
"Waktu kejadian saya gak tau. Hanya tau kaca mobil sudah dipecahkan. Waktu kejadian saya di rumah. Mobil saya parkir jauh di rumah mertua," ujar Lewi.
Lewi sama sekali tak tahu ada masalah apa kades dengannya, sampai mobilnya jadi sasaran emosi. "Saya merasa gak ada masalah. Ndak tau penyebabnya apa, kenapa mobil saya jadi sasaran," katanya.
Kaca mobil Lewi bagian belakang dan sisi kiri-kanan pecah. Diduga dirusak menggunakan senjata tajam. Mobil itu kini sudah berada di Mapolsek Sungai Tebelian. "Kerugian Belasan juta," Ujarnya.
Bungsu Melarikan Diri
| Warga Penderita Penyakit Kronis di Suhaid Ikut Program PROLANIS |
|
|---|
| Kasus Nafkah Anak Masuk Lima Besar Pengaduan, KPAD Pontianak Usulkan Pemblokiran NIK Ayah Lalai |
|
|---|
| Beraksi di Mall hingga Sekolah, Pelaku Curanmor di Kota Singkawang Akhirnya Ditangkap |
|
|---|
| Elit Politik di DPRD Kapuas Hulu Bahas Raperda di Provinsi Kalbar, Ini Isinya |
|
|---|
| Relawan VALUKAY Hadir di Pelapis, Tebar Semangat Belajar Anak-anak Kepulauan Karimata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Kaca-Mobil-milik-Stefanus-Lewi-23r4ewf.jpg)