Personel Polsek Singkawang Timur Edukasi Bahaya Narkoba, Miras & Merokok kepada Pelajar di Sekolah 

Edukasi seperti ini sangat penting untuk membentengi para siswa dari bahaya narkoba, miras, dan merokok yang semakin marak di kalangan remaja

Editor: Jamadin
Humas Polres Singkawang
Petugas dari Polsek Singkawang Timur melaksanakan kegiatan edukasi tentang bahaya narkoba, minuman keras (miras), dan merokok di lingkungan sekolah didi SMP Santo Aloysius Gonzala, Sabtu 24 Agustus 2024 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Petugas dari Polsek Singkawang Timur melaksanakan kegiatan edukasi tentang bahaya narkoba, minuman keras (miras), dan merokok di lingkungan sekolah, Kegiatan berlangsung di SMP Santo Aloysius Gonzala yang beralamat di Jln. Raya Singkawang-Bengkayang, Rt.003 Rw.003, Kel. Nyarumkop, Kec. Singkawang Timur, Kota Singkawang, Sabtu 24 Agustus 2024. 

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen sekolah, termasuk guru, staf, serta murid kelas VIII, Kegiatan Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pelajar tentang dampak negatif dari narkoba, miras, dan merokok terhadap kesehatan serta masa depan mereka.

Kepala sekolah SMP Santo Aloysius Gonzala  Antonius Kasino, S.Pd., membuka acara dengan memberikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga diri dari pengaruh buruk narkoba dan miras.

 Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa pelajar adalah aset berharga bagi masa depan bangsa, dan menjaga mereka dari pengaruh negatif adalah tanggung jawab bersama.

Kasat Resnarkoba Polres Sekadau Jadi Narasumber Sosialisasi Narkoba di HUT IWO ke-12 

"Edukasi seperti ini sangat penting untuk membentengi para siswa dari bahaya narkoba, miras, dan merokok yang semakin marak di kalangan remaja," ujarnya.

Pemateri utama dalam kegiatan ini adalah IPDA MT. Sinurat dan BRIPKA P. Sianipar. Keduanya memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai jenis narkoba, miras, dan produk tembakau, serta efek buruknya bagi kesehatan fisik dan mental.

Mereka juga menjelaskan konsekuensi hukum bagi para pelanggar yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan miras, baik sebagai pengguna maupun pengedar.

Dalam penyampaiannya, IPDA MT. Sinurat menekankan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan dan merusak kehidupan sosial seseorang.

"Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jangan biarkan diri kalian terjebak dalam lingkaran setan narkoba dan miras," tegasnya. Sementara itu, BRIPKA P. Sianipar menambahkan bahwa peran keluarga dan sekolah sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan zat-zat terlarang ini.

Para murid kelas VIII yang hadir mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka tidak hanya mendengarkan materi dengan seksama tetapi juga aktif bertanya mengenai cara-cara untuk menghindari pergaulan yang dapat menjerumuskan mereka pada penggunaan narkoba dan miras.

Interaksi yang terjadi menunjukkan tingginya minat dan kesadaran para siswa akan bahaya penyalahgunaan zat terlarang.

Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Diharapkan, dengan adanya kegiatan edukasi seperti ini, para siswa dapat lebih memahami dampak buruk dari narkoba, miras, dan merokok, serta mampu membuat keputusan yang tepat untuk masa depan mereka.

Kita semua harus berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan pendampingan kepada siswa dalam rangka menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari pengaruh buruk narkoba dan zat adiktif lainnya.

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak DI SINI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved