Bupati Kapuas Hulu Ingatkan Masyarakat Cegah Karhutla

Wilayah Kabupaten Kapuas Hulu diperkirakan mengalami puncak musim kemarau dengan periode sama hingga maju 1 bulan terhadap normalnya.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
Kondisi sinaran mata hari di pagi hari di wilayah sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas Hulu, dimana saat ini masuk dalam musim kemarau, Minggu 21 Juli 2024. Bupati Kapuas Hulu kembali mengingatkan kepada warga untuk waspada Karhutla dan bersama menjaga Kapuas Hulu dari Kebakaran hutan dan lahan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), karena mengingat saat ini masuk dalam musim kemarau.

"Kita sudah perintahkan BPBD untuk monitor dan memantau situasi titik hotspot di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan kondusif," ujarnya, Minggu 21 Juli 2024.

Bupati juga mengingatkan kepada seluruh camat dan kepala desa, harus saling berkomunikasi dan koordinasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

"Lapor segera ke kabupaten terkait peristiwa kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya masing-masing, dan langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI," ungkapnya.

Baca juga: Polres Kapuas Hulu Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Berkala Tahun 2024 pada Personel

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pangsuma Putussibau, Kapuas Hulu, Ridwan Nugraha, menyampaikan bahwa prakiraan puncak musim kemarau di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2024, diperkirakan antara bulan Juli dan Agustus.

"Di Kapuas Hulu mengalami puncak musim kemarau antara bulan Juli dan Agustus 2024, dimana Kabupaten Kapuas Hulu bagian Timur diperkirakan mengalami puncak musim kemarau pada bulan Juli, sedangkan wilayah Kabupaten Kapuas Hulu bagian Tengah dan Barat pada bulan Agustus," ujarnya.

Dijelaskan juga bahwa, wilayah Kabupaten Kapuas Hulu diperkirakan mengalami puncak musim kemarau dengan periode sama hingga maju 1 bulan terhadap normalnya.

"Kabupaten Kapuas Hulu bagian Tengah dan Barat diperkirakan maju 1 bulan, sedangkan wilayah Kabupaten Kapuas Hulu bagian Timur cenderung sama dengan periode normalnya," ungkapnya. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved