Khazanah Islam

SURAH Yassin Lengkap Amalan Sunnah Isi Malam Jumat Punya Keistimewaan dan Fadilah Besar

Surat yasin adalah salah satu surat yang ada di dalam Alquran dan memiliki segudang keistimewaan. Yasin termasuk ke dalam Surat Makkiyah.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Simak Bacaan Surat Yasin amalan Malam Jumat. Membaca Surat Yassin merupakan amalan sunnah yang dianjurkan. 

Artinya : Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh).

13. وَاضْرِبْ لَهُمْ مَّثَلًا اَصْح بَ الْقَرْيَةِ اِذْ جَاۤءَهَا الْمُرْسَلُوْنَ
wa rib lahum ma alan a - ābal-qaryah, iż jā`ahal-mursal n

Artinya : Dan buatlah suatu perumpamaan bagi mereka, yaitu penduduk suatu negeri, ketika utusan-utusan datang kepada mereka;

14. اِذْ اَرْسَلْنَا اِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوْهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوْ ا اِنَّا اِلَيْكُمْ مُّرْسَلُوْنَ
iż arsalnā ilaihimu naini fa każżab humā fa 'azzaznā bi āli in fa qālū innā ilaikum mursal n

Artinya : (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga (utusan itu) berkata, “Sungguh, kami adalah orang-orang yang diutus kepadamu.”

15. قَالُوْا مَا اَنْتُمْ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَمَا اَنْزَلَ الرَّحْم نُ مِنْ شَيْءٍ اِنْ اَنْتُمْ اِلَّا تَكْذِبُوْنَ
qāl mā antum illā basyarum mi lunā wa mā anzalar-ra mānu min syai`in in antum illā takżib n

Artinya : Mereka (penduduk negeri) menjawab, “Kamu ini hanyalah manusia seperti kami, dan (Allah) Yang Maha Pengasih tidak menurunkan sesuatu apa pun; kamu hanyalah pendusta belaka.”

16. قَالُوْا رَبُّنَا يَعْلَمُ اِنَّا اِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُوْنَ
qāl rabbunā ya'lamu innā ilaikum lamursal n

Artinya : Mereka berkata, “Tuhan kami mengetahui sesungguhnya kami adalah utusan-utusan(-Nya) kepada kamu.

17.  وَمَا عَلَيْنَا اِلَّا الْبَل غُ الْمُبِيْنُ
wa mā 'alainā illal-balāgul-mubīn

Artinya : Dan kewajiban kami hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas.”

18. قَالُوْ ا اِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ لَى ِنْ لَّمْ تَنْتَهُوْا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُمْ مِّنَّا عَذَابٌ اَلِيْمٌ
qālū innā ta ayyarnā bikum, la`il lam tantah lanarjumannakum wa layamassannakum minnā 'ażābun alīm

Artinya : Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu. Sungguh, jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami rajam kamu dan kamu pasti akan merasakan siksaan yang pedih dari kami.”

19. قَالُوْا طَاۤى ِرُكُمْ مَّعَكُمْ اَى ِنْ ذُكِّرْتُمْ بَلْ اَنْتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُوْنَ
Qalu tairukum ma'akum aindzukirtum bal antum qamummusrifun

Artinya : qāl ā`irukum ma'akum, a in żukkirtum, bal antum qaumum musrif nMereka (utusan-utusan) itu berkata, “Kemalangan kamu itu adalah karena kamu sendiri. Apakah karena kamu diberi peringatan? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas.”

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved