Info DPRD Sintang

Dewan Sintang Dorong Pemerintah Selesaikan Pembangunan Jembatan Ketungau 2

“Terkait pembangunan jembatan ketungau 2 yang tertunda pekerjaanya, diminta pada pemda untuk melanjutkan pembangunan jembatan itu, mengingatkan jembat

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Juru Bicara Fraksi PKB, Alpius menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap laporan pertanggungjawaban bupti sintang atas laporan keungan tahun 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang dari Fraksi Gerindra dan PKB kompak mendorong pemerintah daerah untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Ketungau 2 yang tertunda pekerjaanya.

“Mohon kepada bupati sintang melanjutkan pembangunan jembatan ketungau 2. Ini akses ke ketungau hulu,” kata Juru Bicara Fraksi PKB, Alpius.

Dorongan yang sama disampaikan Fraksi Gerindra. Lewat juru Bicaranya, Adri mengatakan pembangunan jembatan Ketungau 2 tertunda cukup lama, sehingga penyelesaian pembangunanya sangat dinantikan oleh masyarakat supaya dapat operasional.

“Terkait pembangunan jembatan ketungau 2 yang tertunda pekerjaanya, diminta pada pemda untuk melanjutkan pembangunan jembatan itu, mengingatkan jembatan itu penghubung kecamatan ke desa desa yang ada di sekitarnya,” ujar Ardi.

Satgas Saber Pungli Provinsi Kalbar Lakukan Supervisi Terhadap Pelayanan Publik di Kabupaten Sintang

Pembangunan Jembatan Ketungau 2 dimulai pada Agustus 2017. Pekerjaan molor dari yang ditargetkan rampung tahun 2019.

Pembangunan Jembatan Ketungau Dua ini merupakan salah satu untuk mewujudkan mimpi masyarakat untuk terbukanya akses jalur darat yang menghubungkan antara 13 desa dengan 16 desa yang ada di wilayah Ketungau Tengah.

Sayangnnya, pekerjaan jembatan mandek hingga tahun 2024 belum bisa digunakan oleh masyarakat karena ada kasus korupsi.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh menyebut terkait lanjutan pembangunan jembatan ketungau 2, saat ini merupakan prioritas utama.

“Anggaran lanjutan jembatan ketungau 2 telah tersedia pada sumber dana DBH (dana bagi hasil) sawit 2024. Namun sampai saat ini belum bisa dilelang karena terkendala persetujuan asistensi dengan BPJN kalbar dan masih menunggu hasil revisi perhitungan kajian teknis jembatan ketungau 2 yang sedang berjalan,” ungkap Sinto. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved