Pj Gubernur Harisson Terima Kunjungan Manajemen Tribun Pontianak, Bahas Sinergitas dan Kolaborasi
Selain itu kata Dante, fasilitas yang terintegrasi untuk pelayanan kanker juga sudah tersedia di RSUD Soedarso. Bahkan bisa digunakan dengan BPJS.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
“Bahkan layanan ini juga menerima pasien BPJS, sehingga akan mempermudah dan membantu meringankan biaya pengobatan pasien,” ujar Harisson.
Harisson mengatakan, berkaitan dengan pelayanan Radioterapi, dikatakannya telah mendapatkan izin dari Bapeten.
Dan sedang proses izin dari Kemenkes. Selain itu, juga sedang proses tandatangan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.
“Kita sudah mendapat izin dari Bapeten, dan proses izin dari Kemenkes. Serta setelah itu, tinggal teken kerjasama dengan BPJS. Sehingga, kita targetkan layanan radioterapi l beroperasi Agustus ini,” ujar Harisson.
“Masyarakat tak perlu lagi berobat ke luar negeri, seperti ke Kuching Malaysia. Kalau berobat ke luar, tentu ada biaya tambahan yang harus di keluarkan untuk transpotasi dan akomodasi. Kalau di Kalbar tak perlu keluar biaya besar, pasien yang sakit juga bisa dicover bpjs,” ujarnya.
Ia pun mengimbaun dan mengajak agar masyarakat melakukan pencegahan dan deteksi kesehatan sejak dini, agar tahu mengenai kondisi tubuh masing-masing. Jika ada gejala sakit, bisa diobati segera, dan bisa dilakukan pencegahan sejak dini.
Belum lama ini, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono juga telah mengunjungi dan meninjau langsung layanan radioterapi untuk pasien kanker yang ada di RSUD Soedarso, Pontinak, Kalimantan Barat, pada Kamis 20 Juni 2024 lalu.
Ia mengatakandengan ketersediaan alat-alat kesehatan bantuan dari Kemenkes untuk RSUD dr Soedardo Pontianak, diharapkan masyarakat khususnya di Kalbar tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.
Saat itu, Dante meninjau secara menyeluruh setiap ruangan gedung radioterapi. Serta alat-alat yang tersedia di sana.
Satu di antaranya adalah linear accelerator, yaitu alat yang menghasilkan radiasi sinar-X berenergi tinggi untuk pengobatan kanker.
“Dengan adanya alat tersebut di RSUD Soedarso, kita harapkan masyarakat Kalbar tak perlu lagi untuk berobat ke luar negeri seperti Kuching atau Sarawak,” ujarnya.
Sebab rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar itu sudah memiliki pelayanan bedah kanker, dan kemoterapi.
“Ini (RSUD Soedarso) salah satu rumah sakit yang mendapatkan bantuan linac. Alat ini sebenarnya dapat digunakan secara maksimal untuk penduduk Kalbar yang selama ini berobat ke luar negeri, seperti ke kuching, sarawak, pinang untuk menjalani proses radioterapi,” ujarnya.
Selain itu kata Dante, fasilitas yang terintegrasi untuk pelayanan kanker juga sudah tersedia di RSUD Soedarso. Bahkan bisa digunakan dengan BPJS.
“Jadi bisa digunakan untuk pasien bpjs, sehingga nanti masyarakat di sini akan terpenuhi untuk pelayanannya. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk berobat ke luar negeri,” pungkasnya. (*)
Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini
Profil Mgr Samuel Oton Sidin, Resmi Gantikan Mgr Agustinus Agus sebagai Uskup Agung Pontianak |
![]() |
---|
MENANG MUTLAK Akhmad Munir Nahkodai PWI Pusat dalam Kongres Persatuan Wartawan Indonesia di Jabar |
![]() |
---|
Bupati Romi Wijaya Sambangi Asrama Kayong Utara di Pontianak |
![]() |
---|
Kapolresta Pontianak Ungkap Ada Penyusup Bawa Molotov di Aksi Mahasiswa Mapolda Kalbar |
![]() |
---|
Bulog Kalbar Pastikan Stok Beras Aman hingga Enam Bulan ke Depan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.