Karhutla di Kalbar

BNPB Akan Kirim bantuan Helikopter Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Karhutla

“Dalam rangka mengantisipasi kemarau yang berpotensi menimbulkan Karhutla , kita (BPBD Provinsi Kalbar) sudah mendorong BPBD Kabupaten Kota untuk mene

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Simulasi penanganan bencana oleh BPBD Provinsi Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalbar.

Diantaranya, telah digelar Rapat Koordinasi oleh BPBD Provinsi Kalbar bersama kabupaten kota se-Kalbar, untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara pemerintah, instansi terkait dan TNI Polri.

Kepala Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel mengatakan pada rapat koordinasi tersebut, Kepala BPBD kabupaten kota se-Kalbat juga didorong untuk melaksanakan Rakor dengan instansi terkait yang melibatkan antara Pemerintah di kabupaten kota dan seluruh TNI/Polri.

Selain itu, BPBD Provinsi Kalbar sudah mendorong seluruh kabupaten kota untuk menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat karhutla , mengawasi ( Patroli darat ) secara rutin untuk mengawasi desa atau kelurahan yang berpotensi karhutla.

“Dalam rangka mengantisipasi kemarau yang berpotensi menimbulkan Karhutla , kita (BPBD Provinsi Kalbar) sudah mendorong BPBD Kabupaten Kota untuk menetapkan status siaga karhutla,” ujar Daniel.

BMKG Kalbar: Waspada Potensi Kemarau dan Karhutla hingga September

BPBD Provinsi hingga kabupaten kota juga sudah siaga personil dan peralatan. Dan setiap hari melaksanakan patroli darat untuk mengawasi beberapa daerah di wilayah masing-masing yang berpotensi terbakar.

Daniel mengatakan untuk Patroli udara, dengan mengerahkan helikopter untuk patroli, dan Water Bombing untuk pemadaman asap akibat karhutla.

“Penggunaan helikopter itu bisa dilakukan, apabila Pemerintah Provinsi Kalbar sudah menetapkan Status Darurat Bencana Asap Akibat Karhutla. Maka BNPB akan mengirimkan bantuan helikopter,” ujarnya.

Pemprov bisa menetapkan Status Darurat Bencana Asap akibat Karhutla ini, apabila dua kabupaten atau kota di Kalbar, terlebih dahulu menetapkan Status Darurat Bencana Asap Akibat Karhutla di tingkat Kabupaten Kota.

Setelah itu, BNPB akan mengirimkan bantuan penggunaan helikopter untuk pencegahan dan penanganan karhutla di daerah.

“Maka dari itu daerah harus menetapkan lebih dulu status darurat bencana asap akbiat karhutla,” pungkas Daniel. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved