Idul Adha

Kadis DLH Apresiasi Kesadaran Masyarakat Buang Sampah Alas Pelaksanaan Salat Idul Adha

Tindakan ini dikatakan Usmulyono sangat mempermudah pihaknya dalam membersihkan lokasi yang digunakan sebagai tempat salat Ied.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD ROKIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kota Pontianak, Syarif Usmulyono. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Persoalan sampah koran bekas pelaksanaan Salat Idul Adha di Pontianak mulai teratasi.

Saat ini tingginya kesadaran masyarakat untuk membersihkan sendiri bekas koran yang pakai sebagai alas sangat membantu petugas kebersihan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Syarif Usmulyono menilai masyarakat sudah mulai sadar dan mulai tertib untuk membawa pulang alas koran atau dikumpulkan ke arah trotoar.

"Saya atas nama Pemerintah Kota Pontianak dalam hal ini DLH Kota Pontianak mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat, sesuai dengan himbauan dari Bapak Walikota tadi sepertinya masyarakat sudah mulai sadar dan mulai tertib dalam membuang sampahnya masing-masing," ujarnya usai pelaksanaan salat Ied pada Senin 17 Juni 2024.

Tindakan ini dikatakan Usmulyono sangat mempermudah pihaknya dalam membersihkan lokasi yang digunakan sebagai tempat salat Ied.

Baca juga: Ratusan Warga Binaan Lapas Pontianak Tunaikan Sholat Idul Adha Dengan Khusuk

Usmulyono mencontohkan seperti Jalan Rahadi Usman yang dijadikan tempat salat Ied merupakan jalan umum yang harus segera dibuka setelah selesai salat Ied.

Beberapa tahun lalu dikatakan Usmulyono Jalan Rahadi Usman baru dapat dibuka 1 jam usai pelaksanaan salat Ied, disebabkan banyaknya sampah koran membuat petugas kebersihan kewalahan.

"Mereka membawa sampahnya atau menyingkirkan sampahnya ke arah trotoar, jadi ini sangat mempermudah kami dalam membersihkannya karena walau bagaimanapun tempat salat ini merupakan jalan umum yang harus segera kita buka," ujarnya.

Tingginya kesadaran masyarakat untuk membersihkan sampahnya sendiri diakui Usmulyono dirasakan sejak pelaksanaan salat idul fitri lalu. Petugas bisa lebih cepat membersihkan sehingga jalan dapat cepat digunakan masyarakat.

Atas nama Pemerintah Kota Pontianak Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak ia mengucapkan terimakasih kepada jemaah salat ied yang sudah semakin membersihkan sendiri alas koran yang dipakai dan berharap kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari hari.

Ia mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah sadar dalam membuang sampah bekas mereka salat.

"Kalau lama masyarakat mungkin akan protes dan sebagainya, tapi dengan keadaan seperti ini kami bisa lebih cepat menyelesaikan membersihkan jalan ini," ujarnya. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved