Kekayaan Pejabat

Harta Kekayaan Basuki Hadimuljono Menteri PUPR yang Juga Komite BP Tapera, Naik Rp 9,9 M Setahun

Selain Menteri kini pria bernama lengkap Mochamad Basuki Hadimuljono ini menjadi satu diantara Anggota Komite BP Tapera

TRIBUNPONTIANAK/AGUS PUJIANTO
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimuljono. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Intip Harta Kekayaan Basuki Hadimuljono dalam artikel ini.

Basuki Hadimuljono merupakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pria kelahiran 5 November 1954 itu telah menjadi Menteri PUPR sejak 23 Oktober 2019.

Selain Menteri kini pria bernama lengkap Mochamad Basuki Hadimuljono ini menjadi satu diantara Anggota Komite Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Ia menjabat Anggota Komite BP Tapera bersama Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menteri Ketanagakerjaan Ida Fauziyah, Friderica Widyasari Dewi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan seorang profesional.
 
Sebagai penyelenggara negara, Basuki Hadimuljono pun diamanahkan untuk melaporkan Harta Kekayannya kepada negara.

Baca juga: Segini Harta Kekayaan Friderica Widyasari Dewi Komisioner OJK yang juga Anggota Komite BP Tapera

Hal ini sesuai dengan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara atau LHKPN sendiri menjadi bagian penting upaya mencegah tindak korupsi.

Penyampaian LHKPN selama Wajib LHKPN menjabat dilakukan secara periodik setiap 1 tahun sekali atas Harta Kekayaan yang dimiliki per posisi 31 Desember.

LHKPN itu diserahkan kepada KPK paling lambat tanggal 31 Maret pada tahun berikutnya.

Dilansir dari laman e-LHKPN Jumat 31 Mei 2024, Basuki Hadimuljono tercatat rutin melaporkan Harta Kekayaannya.

Terbaru adalah 15 Februari 2024 untuk LHKPN periodik 2023.

Berdasarkan LHKPN itu, ia memiliki total Harta Kekayaan sebesar Rp. 33,1 Miliar.

Jumlah Harta Kekayaan ini naik 9,9 Miliar jika dibandingkan LHKPN tahun sebelumnya.

Pada LHKPN tahun sebelumnya, pria yang akrab disapa Pak Bas ini tercatat mempunyai total Harta Kekayaan Rp. 23.174.830.620.

Kas dan setara Kas jadi penyumbang terbesar kenaikan Harta Kekayaannya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved