Pemda Kapuas Hulu Sosialisasi Desa Stop BAB Sembarangan di Kecamatan Pengkadan

Fransiskus Dian menjelaskan, ODF merupakan wujud pemberdayaan masyarakat desa, yang dengan kemandiriannya mampu merubah perilaku masyarakat.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Humas Pemkab Kapuas Hulu
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Dian, saat deklarasi ODF di Desa Pengkadan Hilir, Desa Mawan, Desa Kerangan Panjang dan Desa Sasan, Kecamatan Pengkadan, Rabu 22 Mei 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan deklarasi Desa Stop Buang Air Besar atau Open Defecation Free (ODF) di Desa Pengkadan Hilir, Desa Mawan, Desa Kerangan Panjang dan Desa Sasan, Kecamatan Pengkadan pada Rabu 22 Mei 2024.

Dalam sambutan acara tersebut, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Dian menyampaikan dari 278 Desa dan 4 Kelurahan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, hingga saat ini baru 53 Desa yang sudah deklarasikan ODF.

"Ini masih sangat jauh jumlah desa yang sudah mendeklarasikan ODF. Bagi Desa yang belum deklarasikan, agar segera menyusul, untuk melaksanakan deklarasi ODF tersebut," ujarnya.

Pemda Kapuas Hulu Tarif Pajak 10 Persen untuk Usaha Sarang Burung Walet

Fransiskus Dian menjelaskan, ODF merupakan wujud pemberdayaan masyarakat desa, yang dengan kemandiriannya mampu merubah perilaku masyarakat menuju perilaku hidup yang lebih bersih dan sehat.

“Dari masyarakat yang buang air besar di sembarang tempat, menjadi buang air besar di jamban yang sehat, hal ini merupakan bentuk komitmen yang tinggi dari masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan," ucapnya.

Pemda Kapuas Hulu Bangun Jalan dan Gorong-gorong Dengan Anggaran Rp 29 Miliar

Terkait ODF menurut Fransiskus Dian, bila perlu lakukan study banding ke desa-desa, untuk belajar bagaimana cara melakukan gerakan perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat menuju perilaku yang lebih sehat.

"Semoga apa yang telah kita upayakan bersama ini, dapat membawa manfaat yang besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat," ungkapnya.

(*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved