Pilgub Kalbar 2024
Pilgub Kalbar 2024 Diprediksi Hanya 2 Paslon, Sutarmidji-Ria Norsan vs Jagoan PDI Perjuangan
Disisi lain Sutarmidji-Ria Norsan diperkirakan masih bakal didukung oleh sebagian besar partai yang memenangkannya pada Pilkada 2018 silam.
Desain kompetitor biasanya jawaban lain dari eksistensi petahana selama memimpin.
PDI Perjuangan dan koalisinya bertugas menemukan realitas baru dalam merancang desain kompetitor tersebut supaya petahana merasakan sedikit rasa takut pada kekalahan dan rasa khawatir didalam kepercayaan diri mereka yang sekarang.
Desain Kompetitor yang diciptakan harus mampu mengusik eksistensi petahana, dan mengeluarkan petahana dari zona nyaman mereka yang sekarang.
Soal menang atau kalah adalah takdir, jika petahana dinilai kuat, maka desain kompetitor mesti lebih tangguh dari spesifikasi elektoral yang dimiliki oleh petahana.
Baca juga: Alasan Muda Mahendrawan-Suyanto Tanjung Cabut Berkas Pendaftaran Pilgub Kalbar 2024 di KPU

Publik melihat Lasarus sebagai salah satu kader banteng yang mentereng di Kalbar karena pergaulan level nasional yang dimilikinya, petahana DPR RI, kekuatan logistik yang setara, jaringan pendukung yang prima di timur Kalimantan Barat dan kader partai militan di daerah.
Namun, spesifikasi ini belum cukup tajam tanpa pendamping yang ototnya kawat, tulangnya besi dan di dadanya bersarang zatnya halilintar.
Lasarus dan pasangannya tersebut diyakini akan mampu mengusik kemapanan elektoral petahana yang sudah menguat sebelumnya.
Oleh karena itu, dari pilihan figur pendamping yang sedikit berdasarkan spesifikasi tersebut mungkin Lasarus memerlukan figur politisi senior, dikenali di pesisir, disegani petahana, no drama, jaringan yang kuat di elite dan paling bersih daya tolaknya di publik.
Nah, barulah pertarungan Head to head antara petahana dan penantang akan menemukan titik keseimbangan baru.
Petahana akan habis habisan mempertahankan pesona kemenangannya, sedangkan penantang akan puputan menumbangkan eksistensi elektoral petahana.
Pilgub Kalbar 2024 hanya akan menjadi pertarungan head to head dua pasang saja karena, pertama semua parpol akan terbagi habis di polarisasi dua kutub parpol pengusung untuk petahana dan kandidat dari koalisi PDIP saja.
Oleh karena, PDIP hanya memerlukan satu saja kawan koalisi dari parpol bergaris religius untuk memberikan tiket kepada satu pasangan, atau dapat menambah lagi partai dari basis nasionalis demi memperkokoh bangunan koalisi.
Sedangkan, sisa partai politik yang tidak merapat ke koalisi PDIP akan tersedot masuk ke koalisi untuk mengusung petahana karena sebagian besar partai politik tersebut memiliki keyakinan mendukung petahana akan berpeluang menang kembali.
Polarisasi ini tentu menutup koalisi parpol yang mau mengusung penantang tambahan.
Kedua, belum adanya indikasi keterlibatan kelompok pemodal kuat atau elite berpengaruh yang tidak menghendaki majunya petahana atau kandidat dari koalisi PDIP, sehingga diperlukan penantang tambahan.
Pilgub
Kalbar
2024
Pemilihan Gubernur
Kalimantan Barat
PDI Perjuangan
PDIP
Sutarmidji
Ria Norsan
Midji-Norsan
Lasarus
Head to head
DPR RI
Pleno KPU Kalbar, Ria Norsan Siap Jalankan Amanah Sebagai Gubernur Kalbar |
![]() |
---|
KPU Kalbar Gelar Pleno Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur kalbar |
![]() |
---|
Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Diundur, Pj Gubernur Harisson Masih Tunggu Aturan Pusat Terbaru |
![]() |
---|
BESOK KPU Kalbar Akan Tetapkan Ria Norsan-Krisantus Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih |
![]() |
---|
Ditetapkan KPU Peroleh Hasil Tertinggi Pilgub Kalbar, Ria Norsan: Ini Kepercayaan Besar Masyarakat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.