Ibadah Haji 2024

Muhajirin Yanis Ingatkan Larangan-larangan Bagi Jemaah Haji Selama di Tanah Suci

“Merokok di area terlarang bisa menjadi masalah serius bagi jemaah, di antaranya akan dikenakan denda cukup besar oleh pihak berwenang,” tegasnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FIRDAUS
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Barat (Kalbar), Muhajirin Yanis saat diwawancarai beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Barat (Kalbar), Muhajirin Yanis mengingatkan sejumlah larangan bagi para jemaah haji selama berada di tanah suci.

Yang pertama, jemaah haji diingatkan agar tidak membentangkan spanduk di tanah suci.

"Pemerintah Arab Saudi menerbitkan sejumlah peraturan yang harus menjadi perhatian jemaah haji Indonesia saat berada di Kawasan Masjid Nabawi Madinah maupun Masjidil Haram Makkah," ungkapnya, Senin 20 Mei 2024.

“Jemaah dilarang membentangkan spanduk di Tanah Suci, otoritas Saudi melarang keras membentangkan spanduk,” terangnya.

Lebaran Haji Idul Adha Kapan? Total 4 Libur Nasional Bulan Juni 2024, Cek Daftar Cuti Bersama!

Selain larangan membentangkan spanduk, Muhajirin juga menyampaikan jemaah dilarang merokok di tempat-tempat tertentu yang ditetapkan otoritas setempat.

“Merokok di area terlarang bisa menjadi masalah serius bagi jemaah, di antaranya akan dikenakan denda cukup besar oleh pihak berwenang,” tegasnya.

Jemaah haji juga diingatkan untuk tidak berkerumun lebih dari lima orang di areal Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

“Askar masjid tidak segan membubarkan kerumunan tersebut karena berpotensi mengganggu pergerakan jemaah lainnya," sebutnya.

"Saudi menerapkan aturan ketat bagi jemaah yang ketahuan berkerumun lima orang atau lebih dalam jangka waktu lama,” tambahnya.

Muhajirin pun meminta kepada ketua kloter, perangkat kloter, serta para Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar terus memberikan edukasi kepada jemaahnya perihal ketentuan-ketentuan yang ditetapkan otoritas Pemerintah Saudi.

Menjelang keberangkatan ke Kota Makkah untuk umrah wajib, jemaah haji diimbau mempersiapkan diri dengan menjaga kesehatan, memperhatikan asupan makanan dan gizi yang cukup.

“Prioritaskan ibadah wajib dan membatasi ibadah sunnah yang akan menguras ketahanan fisik,” imbuhnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved