Waspada Rabies
Cegah Rabies, PJ Bupati Sanggau Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
Ini merupakan langkah kita untuk melakukan pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan rabies, sehingga masyarakat juga dapat tingkatkan kewaspadaan.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Untuk mencegah, mengendalikan, dan menanggulangi rabies, Pj Bupati Sanggau Suherman, menginstruksikan kepada instansi terkait di lingkungan Pemkab Sanggau untuk menyiapkan virus anti rabies atau var yang disebar di semua Kecamatan terkhusus di daerah yang berbatasan dengan daerah yang ada kasus diduga rabies.
"Daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Landak menjadi prioritas, jangan sampai ketika ada gigitan anjing, kita tidak siap untuk melakukan suntikan virus anti rabies itu sendiri. Jadi kita berupaya untuk melakukan pencegahan,"katanya.
"Ini merupakan langkah kita untuk melakukan pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan rabies, sehingga masyarakat juga dapat meningkatkan kewaspadaannya,” tambahnya.
Suherman juga mengatakan, langkah-langkah mencegah rabies yang pertama adalah pastikan hewan penular rabies seperti anjing, kucing, monyet dan lainnya sehat dan di vaksinasi secara rutin.
Baca juga: Kembali Makan Korban, DPRD Kalbar Minta Pemda Identifikasi dan Musnahkan Hewan yang Idap Rabies
"Kemudian yang kedua (ketika terjadi gigitan) segera cuci luka dengan sabun dibawah air mengalir selama 15 menit dan yang ketiga lapor ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,"tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, H Syafriansyah mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada kasus gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Sanggau. "Tidak ada indikasi rabies,"katanya. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini
| Selama 2025, 336 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies Tercatat di Mempawah, Nihil Korban Jiwa |
|
|---|
| Disbunnak Sanggau Catat 182 Kasus Gigitan HPR, Satu Diantaranya Positif Rabies |
|
|---|
| Kasus Gigitan Rabies Masih Tinggi, Stok Vaksin di Sintang Tinggal 70 Vial |
|
|---|
| Pemkab Sintang Tetapkan KLB Rabies, 107 Kasus Gigitan Jadi Alarm Serius |
|
|---|
| Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Catat Lima Kasus Kematian Akibat Rabies di 2025 Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/hendri-020524-suherrrrr.jpg)