Seluruh Desa di Kecamatan Kembayan Sanggau Berstatus ODF, Harap Jadi Contoh Bagi Kecamatan yang Lain

Asisten III Setda Sanggau Herkulanus HP menyampaikan bahwa sanitasi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik semata, melainkan

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
FOTO BERSAMA - Bupati Sanggau diwakili Asisten III Setda Sanggau Herkulanus HP saat foto bersama usai membuka Deklarasi 3 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang digelar di Gedung Pertemuan Umum Benua Sompe, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa 28 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Deklarasi tersebut menjadi tonggak komitmen bersama lintas sektor dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan perilaku hidup bersih sehat masyarakat. 
  • Kegiatan ini dihadiri ratusan undangan dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, organisasi wanita, serta para kepala desa dan kepala puskesmas se-Kabupaten Sanggau.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bupati Sanggau diwakili Asisten III Setda Sanggau Herkulanus HP membuka Deklarasi 3 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang digelar di Gedung Pertemuan Umum Benua Sompe, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa 28 April 2026.

Kegiatan ini melibatkan Desa Sebuduh, Semayang, dan Tanjung Bunga sekaligus penegasan status Kecamatan Kembayan sebagai wilayah yang berhasil menerapkan 3 pilar STBM.

Deklarasi tersebut menjadi tonggak komitmen bersama lintas sektor dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan perilaku hidup bersih sehat masyarakat. 

Kegiatan ini dihadiri ratusan undangan dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, organisasi wanita, serta para kepala desa dan kepala puskesmas se-Kabupaten Sanggau.

Asisten III Setda Sanggau Herkulanus HP menyampaikan bahwa sanitasi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik semata, melainkan juga mencerminkan pola hidup dan kebiasaan masyarakat.

Satlantas Polres Sanggau Edukasi Keselamatan, Pasang Banner Kamseltibcar Lantas di Titik Strategis

Ia mengapresiasi komitmen Kecamatan Kembayan yang berhasil mempertahankan status Open Defecation Free (ODF) dan mendorong wilayah lain untuk mengikuti capaian tersebut.

Herkulanus berharap jangan jadikan deklarasi Kecamatan Kembayan bebas ODF ini hanya sebatas seremonial, tapi jadikan kegiatan ini sebagai tonggak penting perubahan prilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih sehat, bersih dan bermartabat.

"Deklarasi yang kita gelar hari ini adalah bukti nyata dukungan dan komitmen masyarakat Kembayan untuk tidak lagi melakukan praktik buang air besar sembarangan, yang selama ini menjadi risiko utama berbagai penyakit berbasis lingkungan termasuk stunting,"katanya.

Pemerintah daerah, lanjutnya terus berupaya mendorong STBM sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, karena sanitasi bukan soal infrastuktur, juga tentang perubahan prilaku dan budaya hidup bersih masyarakat.

"Yang patut kita apresiasi bahwa desa Sebuduh, Semayang, dan Tanjung Bunga telah menyatakan dirinya bebas ODF. Hal ini melengkapi capaian desa-desa sebelumnya yang sudah terlebih dahulu menyatakan hal yang sama. Itu artinya, semua desa di Kembayan bebas ODF," ujarnya.

Atas nama Pemerintah daerah, ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada semua pihak yang telah berkontribusi terwujudnya desa ODF

Herkulanus juga menegaskan beberapa hal yakni pertama, pertahankan status ODF yang telah dicapai, jangan sampai terjadi penurunan. 

Kedua, tingkatkan capaian lima pilar STMB yaitu cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Kemudian, jadikan Kembayan sebagai model pembelajaran bagi Kecamatan lain di Kabupaten Sanggau

Terakhir, kaitkan upaya sanitasi dengan percepatan penurunan stunting, karena keduanya saling berkaitan erat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved