Pria Bertopeng Gagal Rudapaksa Ibu Muda di Desa Mungguk Ngabang
"Pelakunya inisial SH (32) statusnya belum menikah, sedangkan calon korbannya MM (23) ibu muda anak 2. Mereka ini bertetanggaan di Desa Mungguk" ujar
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Seorang ibu muda nyaris saja menjadi korban rudapaksa atau pemerkosaan oleh pria bertopeng yang diketahui merupakan tetangganya.
Dengan keberaniannya, ibu dua anak ini selamat karena langsung melawan dan berteriak. Sehingga pelaku gagal melakukan aksi, meski sempat mengancam dengan senjata tajam.
Kejadian percobaan pemerkosaan ini terjadi di sebuah rumah yang berada di Desa Mungguk, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak pada Selasa 16 April 2024 sore menjelang malam.
Kapolres Landak AKBP I Nyoman Budi Artawan melalui Kanit Pidum Ipda Paskarianto menerangkan, pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Landak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Pelakunya inisial SH (32) statusnya belum menikah, sedangkan calon korbannya MM (23) ibu muda anak 2. Mereka ini bertetanggaan di Desa Mungguk" ujar Ipda Paskarianto kepada Tribun pada Jumat 19 April 2024.
• Audit Kinerja Itwasda Polda Kalbar di Polres Sekadau, Kombespol Agung Sampaikan Arahahan & Penekanan
Ipda Paskarianto menyampaikan, untuk kronologis kejadian berawal saat korban hari itu hanya bertiga di dalam rumah bersama kedua anaknya yang masih balita.
"Kejadian pukul 18.00 WIB, saat waktu magrib. Tanpa disadari, pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara membongkar salah satu dinding papan yang ada di dapur," terangnya.
Kemudian setelah berhasil membongkar dinding papan tersebut, pelaku lalu masuk ke dalam rumah. Sebelum itu pelaku ada mengambil pisau yang ada di dapur.
Saat itu korban sedang baring di dalam kamar, begitu pun dengan anak yang tua sedang tidur, dan yang bungsu belum tidur.
Tiba-tiba dengan sangat cepat pelaku langsung datang dari arah pintu kamar. Kemudian mengarahkan pisau dapur tersebut ke leher dengan cara menekan dan menggesekan pisau dapur tersebut seperti ingin menyembelih.
"Secara sepontan korban langsung berteriak dan membuat pelaku kabur melalui jendela dapur," ungkap Ipda Paskarianto.
Sedangkan dari keterangan pelaku, dirinya saat itu memang sedang nafsuan karena pengaruh alkohol.
"Jadi sebelumnya memang sudah beberapa kali mengintip MM sedang mandi di rumahnya," tambah Ipda Paskarianto.
Ketika menjalankan aksinya, SH sempat mengelabui dengan menutup sebagian wajahnya agar tidak diketahui.
"Pelaku SH ini menggunakan baju dibuat seperti topeng. Namanya tetangga, kan pasti tetap kenal," tuturnya.
Pelaku SH sendiri ditangkap di rumahnya oleh Tim Jatanras Polres Landak pada Rabu 17 April 2024 tanpa perlawanan. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
| Jumlah RW dan RT di Kecamatan Sekadau Hilir, Berikut Rincian per Desa dan Kelurahan |
|
|---|
| Pemkab Sintang Matangkan Persiapan Hari Jadi Kota Sintang ke-664 Tahun 2026 |
|
|---|
| Pemkot Pontianak Siapkan Sanksi Nonaktifkan NIK Ayah yang Abaikan Nafkah Anak Pasca Perceraian |
|
|---|
| Polda Kalbar Gelar Pelatihan Polisi Sadar Berkarakter, Perkuat Jati Diri Bhayangkara |
|
|---|
| Kemenkum Kalbar Paparkan Capaian Strategis dan Inovasi Unggulan Menuju Predikat WBBM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tampilan-topeng-lokal-di-serial-money-heist-korea-joint-economic-area-tayang-24-juni-2022.jpg)