Bandara Singkawang Mulai Beroperasi Besok, Belum Ada Maskapai Ajukan Izin Penerbangan

Bandara Singkawang mulai dibangun sejak tahun 2019 hingga tahun 2023, dengan skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Bandara Tebelian Sintang, Patah Atabri (pertama dari kiri) saat ditemui Tribun Pontianak di Bandara Kota Singkawang, Kalimantan BBandara Singkawang Mulai Beroperasi Besok, Belum Ada Maskapai Ajukan Izin Penerbanganarat, Jumat 19 Januari 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bandara Singkawang, Kalimantan Barat akan mulai beroperasi pada besok, Kamis 18 April 2024. Meski sudah siap melayani penerbangan, namun hingga saat ini belum ada maskapai yang mengajukan izin.

"Sesuai schedule AIRAC bandara singkawang beroperasi pada tanggal 18 April 2024," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Tebelian Sintang, Patah Atabri, Rabu, 17 April 2024.

Bandara Singkawang sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Jokowi optimistis keberadaan bandara ini akan mempercepat mobilitas orang, barang, dan logistik, serta menimbulkan pertumbuhan ekonomi baru di Kota Singkawang.

Bandara Singkawang mulai dibangun sejak tahun 2019 hingga tahun 2023, dengan skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Yustinus Tegaskan Sekolah Tak Boleh Jual Buku Pelajaran

Total anggaran pembangunan bandara ini sebesar Rp 427 miliar, dengan rincian APBN senilai Rp 272 miliar dan CSR (Corporate Social Responsibility) para pengusaha Singkawang sebesar Rp 155 miliar.

Menurut Patah Atabri, izin Runway Bandara Singkawang untuk tahap pertama sepanjang 1.400 meter dari saat ini perpanjangan 600 meter menjadi 2000 meter.

Bandara Singkawang sudah didukung pelayanan cuaca dari BMKG Singkawang. Sementara, untuk pelayanan navigasi sudah dibantu oleh AirNav Pontianak.

"Pada prinsipnya bandar udara singkawang siap beroperasi melayani penerbangan. Dari segi fasilitas mampu melayani pesawat terbesar A.320-200 atau B737-500. Untuk sementara belum ada airline yang mengajukan slot time ke pihak bandara untuk regular flight," ungkap Patah. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved