Serahkan Bantuan, Windy Bertemu Anak Stunting Hingga Anak Tanpa Anus di Siantan Hilir
Windy menekankan dalam pemberikan Mpasi harus menekankan pada tiga komponen yang mengandung karbohidrat, protein hewani, dan lemak.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
“Ini cukup karena yang kita bantu ini anak-anak baduta, dan kita berikan selama tiga bulan berturut-turut,” ujarnya.
Selain itu, orang tua asuh bisa memberikan bantuan berupa bahan untuk membuat Mpasi yang mengandung tiga komponen utama yang mengandung karbohidrat, protein hewani dan lemak.
“Mereka (orang tua asuh) harus ikut turun melakukan pemantauan atau monitoring tumbuh kembang anak asuh stunting, bukan hanya memberikan donasi saja. Tapi setiap bulan mereka harus pantau,” ujarnya.
Windy mengajak untuk seluruh stakeholder terkait bisa ikut andil dalam menurunkan angka stunting di Provinsi Kalbar.
Penanganan stunting di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mampu menunjukkan progres yang positif. Pada 2024 ini Kalbar berhasil keluar dari 12 provinsi dengan kategori stunting tertinggi di Indonesia. Dengan penurunan sebesar 3,3 persen kini stunting Kalbar berada pada angka 24,5 persen.
Hasil tersebut didapat berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dirilis beberapa waktu belakangan. Kalbar berhasil unggul diatas 16 provinsi lainnya di Indonesia. Bahkan stunting Kalbar berada jauh Provinsi Papua Tengah yang kini berada di angka 39,4 persen. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
| Profil Mandor: Kecamatan dengan 17 Desa yang Menjaga Eksistensi Sejarah Makam Juang Kalimantan Barat |
|
|---|
| Kecamatan Sungai Kunyit Mempawah, Gerbang Logistik Internasional Kalimantan Barat |
|
|---|
| Damkar Sekadau Bersihkan Tumpahan Solar di Bundaran Tugu PKK, Satu Pengendara Motor Tergelincir |
|
|---|
| Mahasiswa ITKK Audiensi ke DPRD Sekadau, Soroti Anjloknya Harga Sawit hingga Kenaikan Harga BBM |
|
|---|
| Tim Optimalisasi UCJ Resmi Dibentuk Untuk Melindungi Para Pekerja di kayong Utara dan Ketapang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Windy-080424-PRIHAS.jpg)