Khazanah Islam

BACAAN NIAT Iktikaf Malam ke 27 Ramadan 1445 Hijriah, Amalan Menanti Malam Lailatul Qadar 1000 Bulan

Berdasarkan banyak riwayat, Malam Lailatul Qadar turun di Malam Ganjil. Tak Terasa Ramadan 1445 Hijriah semakin mendekati hari-hari terkahir.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
ILUSTRASI - Simak Niat Iktikaf Malam ke 27 Ramadan 1445 Hijrah. Amalan Penting menantikan Malam Lailatul Qadar. 

"Lailatul Qadar adalah malam tentram dan tenang tidak terlalu panas, dan tidak pula terlalu dingin, besok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah (H.r Ath Thayalisi di Musnadnya hala.349 no 2680)

Keesokannya matahari terbit dengan teduh

Biasanya, ciri-ciri lailatul qadar dapat dirasakan atau dilihat bukan pada saat atau akan terjadinya lailatul qadar.

Akan tetapi, malam Lailatul Qadar biasanya baru akan terasa atau terlihat setelah malam lailatul qadar itu tiba.

Satu di antara cirinya yakni bagaimana suasana keesokan pagi harinya saat matahari terbit.

Ubay bin Ka’ab ra. mengatakan bahwa Rasulullah SAW saw. bersabda,

"Keesokan hari lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan,” (H.R. Muslim).

Ibadah terasa lebih nikmat dan khusyuk

Menurut pendapat sejumlah ulama di antara ciri-ciri tanda Laialatul Qadar ialah adanya perasaan beribadah terasa lebih khusyuk.

Di malam itu mereka yang mendapatkan Lailatul Qadar di hatinya akan sangat khidmat ketika beribadah.

Tanda ini memang tidak bisa dirasakan oleh semua orang.

Bisa saja hanya dapat dirasakan oleh mereka yang selalu menghidupkan, malamnya dengan ibadah selalau merasakan ketanagan dan kenikmatan hati.

Bumi terasa lebih tenang

Lailatul Qadar disebut malam yang istimewa.

Pasalnya, malaikat Jibril beserta seluruh malaikat turuk ke bumi untuk mendoakan orang-orang mukmin yang berdoa dan berzikir memohon kepada Allah semesta alam.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved