Cadangan Beras Pemda Sintang Sisa 40 Ton
Menurut Saragih, sesuai aturan Bappenas, setiap pemda harus menyetok beras minimal 62 ton berdasarkan jumlah penduduk dalam setahun.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Cadangan beras Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat tersisa 40 ton di gudang Bulog.
Jumlah ini berkurang dari angka yang seharusnya karena sebagian sudah disalurkan untuk bantuan kepada warga terdampak banjir dan bencana lainnya.
Berdasarkan aturan pemerintah pusat, setiap daerah harus memiliki cadangan beras minimal sebanyak 62 ton berdasarkan jumlah penduduk dalam setahun.
"Beras cadangan pemerintah itu selama ini kita stok 75 ton kalau misalkan ada bencana kita salurkan. Tahun ini cadangan beras kita terpakai. Dari pusat aturanya harus ada 62 ton tiap tahun dan sekarang terpakai tinggal 40 ton," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, B. Saragih, Kamis 21 Maret 2024.
Menurut Saragih, sesuai aturan Bappenas, setiap pemda harus menyetok beras minimal 62 ton berdasarkan jumlah penduduk dalam setahun.
Baca juga: Stok Terbatas, Pemda Sintang Baru Salurkan 15 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir
Karena stok berkurang, Saragih berencana mengusulkan anggaran ke Pemda di APBD perubahan.
"Itu akan kita tindaklanjuti dengan anggaran di perubahan, supaya pemda harus menyiapkan cadangan beras pemerintah minimal 62 ton, kalau bisa ya lebih. 100 ton ndak masalah karena kita tidak tahu kapan musibah terjadi.
Setiap daerah harus punya stok. Kita ajukan 100 ton," jelas Saragih.
Berdasarkan estimasi BPBD Sintang, jumlah beras yang dibutuhkan untuk warga terdampak banjir sekitar 75 ton.
Sementara yang sudah tersalurkan baru 15 ton untuk satu kecamatan di Sintang. Sisanya, masih menunggu pengajuan. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
| Gempa Guncang Kalbar Hari Ini: Sekadau Bergetar, Rumah Anggota DPRD dan Jembatan Rusak |
|
|---|
| Keramik Dinding Rumah Anggota DPRD Kalbar Suyanto Tanjung Lepas Akibat Getaran Gempa |
|
|---|
| Daftar Even Besar Kota Pontianak Tahun 2026, Ada Cap Go Meh dan Gawai Dayak |
|
|---|
| Gempa Tektonik M4,8 Guncang Sekadau Kalbar, Simak 8 Cara Hadapi Gempa Menurut BMKG |
|
|---|
| Kebijakan One Way Jalan Sungai Raya Dalam, Ini Tanggapan Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/agus-210324-saragih.jpg)